Berita UtamaSiantar

Air Mata Haru Ompung Mery, Bertahun Tidur Beralas Matras di Rumah Bocor, Kini Dapat Harapan Baru dari Pemko Siantar dan Bank Sumut

×

Air Mata Haru Ompung Mery, Bertahun Tidur Beralas Matras di Rumah Bocor, Kini Dapat Harapan Baru dari Pemko Siantar dan Bank Sumut

Sebarkan artikel ini
Ompung Mery saat menerima bantuan sembako dari Wali Kota Siantar. Rumah Ompung Mery bersama dua rumah warga lainnya akan dibedah lewat melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) PT Bank Sumut Koordinator Cabang Pematangsiantar. (Batakpost.com/Diskominfo)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Pematangsiantar, 29/10 (BatakPost) – Suasana haru pecah di gang sempit Jalan Batu Permata Raya, Bah Kapul. Seorang nenek renta meneteskan air mata, suaranya bergetar saat menggenggam tangan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn. Bertahun-tahun ia berdoa di bawah atap bocor.

Ompung Mery Sijabat, mertua Jerry Tankuju, tak kuasa menahan tangis saat rumahnya yang reyot akhirnya akan dibedah. Dinding papan lapuk, atap bocor di sana-sini, kamar mandi tak layak, sumur tak memadai. Karena sempit, sebagian keluarganya terpaksa tidur di lantai, hanya beralaskan matras tipis. “Puji Tuhan, doa saya akhirnya dijawab,” ucapnya lirih, dengan air mata mengalir, Rabu (28/10/2026).

IKLAN
IKLAN

Momen itu terjadi saat Wali Kota Wesly didampingi Ketua TP PKK Ny. Liswati Wesly Silalahi mengunjungi tiga rumah tidak layak huni yang akan segera dibedah melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) PT Bank Sumut Koordinator Cabang Pematangsiantar. Selain rumah Jerry Tankuju, dua rumah lainnya milik Herianto di Jalan Tangki, Kelurahan Naga Pitu, Siantar Martoba dan Nurlaili Panjaitan di Jalan Sibiak, Kelurahan Tong Marimbun, Siantar Marimbun, juga akan dibangun mulai awal November 2026.

“Ini rumah Ibu akan dibangun, melalui program CSR dari PT Bank Sumut Perwakilan Kota Pematangsiantar. Jadi rumah Ibu akan dibangun dengan atap yang bagus sehingga menjadi tempat berteduh yang nyaman,” kata Wesly lembut kepada Ompung Mery. Wesly tak hanya berjanji membangun. Ia langsung menginstruksikan Sekda Junaedi Sitanggang, S.STP, M.Si dan OPD terkait untuk menyiapkan hunian sementara bagi ketiga keluarga selama proses pembangunan.

“Nanti Ompung dan keluarga akan ditempatkan di rumah sementara sembari menunggu rumahnya selesai dibangun,” tegasnya. Ia juga meminta Dinas Dukcapil dan Dinas Sosial P3A membantu kelengkapan administrasi kependudukan dan Perlinsos yang masih kurang. Sembari berkelakar mencairkan suasana, Wesly berkata, “Ompung dan keluarga bisalah merayakan Natal dengan kondisi yang nyaman.” Kalimat itu kembali membuat mata Ompung Mery berkaca-kaca.

Air mata bahagia yang sama juga terlihat di wajah Herianto dan Nurlaili Panjaitan saat dikunjungi. Bagi mereka, rumah bukan sekadar bangunan, tapi tempat memulihkan harga diri dan harapan. Jerry menambahkan, “Atap bocor, dinding papan yang lapuk, serta kamar mandi dan sumur tidak memadai. Bahkan, karena keterbatasan ruang, ada penghuni rumah terpaksa tidur di lantai beralaskan matras.”Dalam kunjungan itu, Wesly dan Ny. Liswati juga menyerahkan bantuan sembako: beras, telur, minyak goreng, gula pasir, mie instan dan kebutuhan lainnya.

Turut hadir Sekda Junaedi Antonius Sitanggang, Kepala Bappeda Sofie Megawaty Saragih, Kadis PKP Robert Sitanggang, Kadisdukcapil Sudarsono Darwin Tamba Sipayung, Kadinsos P3A Agustina Bulan Lasma Sihombing, Kadis KoperindagUKM Herbet Aruan, Kepala Bank Sumut Koordinator Pematangsiantar Subhan Pardosi, Dewan Pengawas Perumda Tirta Uli Ilal Mahdi Nasution, Ketua Forum TJSLP Gabriel Pandiangan, Ketua HIPMI Claudia B Pardede, serta para camat dan lurah.Tiga rumah reyot itu kini menunggu hari baru.

Dari bocor dan beralas matras, menuju rumah layak, hangat, dan penuh sukacita menyambut Natal. (red)

Baca  Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW

Advertisement
Example 300x600
Advertisement