Doloksanggul, 24/10 (BatakPost) – Kabar membanggakan dari Humbang Hasundutan! Putra terbaik Humbahas, arsitek legendaris Indonesia Friedrich Silaban, resmi diusulkan menjadi Pahlawan Nasional. Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kabupaten Humbahas menggelar rapat krusial terkait tahapan pengajuan tersebut, Jumat (23/10/2026), di Ruang Inspirasi Kantor Bupati Humbahas.
Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan bahkan telah menerbitkan SK Bupati Humbahas Nomor 220 Tahun 2026 tentang pembentukan TP2GD. Ini adalah dukungan penuh pemerintah daerah sebagai Bona Pasogit Friedrich Silaban. Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan, didampingi Sekda Humbahas Chiristison Rudianto Marbun selaku Ketua TP2GD.
Hadir tim pakar daerah Dr. Eriko Silaban, Drs. Manguji Nababan, Jorotman Purba, Kadis Sosial Rambe Mardongan Manalu selaku Sekretaris TP2GD, dan lainnya. Menariknya, rapat ini juga diikuti secara virtual oleh sederet guru besar dan tokoh nasional, antara lain Prof. Rikson Siburian, Prof. Effendi Napitupulu, Prof. Robert Sibarani, Prof. Pantas Silaban, Tonny Sihombing, dan Nelson Lumbantoruan.
Bupati: Jasa Friedrich Silaban Sangat Besar untuk Indonesia
Bupati Oloan menjelaskan, pengajuan ini adalah bentuk penghargaan atas jasa dan kontribusi besar Friedrich Silaban dalam pembangunan dan perkembangan arsitektur Indonesia. Siapa yang tidak kenal karyanya? Friedrich Silaban adalah arsitek di balik tiga ikon monumental bangsa:
- Masjid Istiqlal Jakarta – masjid terbesar di Asia Tenggara
- Gelora Bung Karno (GBK)
- Monumen Nasional (Monas)
“Melalui proses pengkajian ini, kita akan menghimpun bukti sejarah, dokumen, serta berbagai sumber pendukung untuk memenuhi persyaratan pengusulan gelar Pahlawan Nasional. Pemerintah daerah siap memfasilitasi sepenuhnya,” tegas Bupati Oloan.
Saat ini, proses pengusulan telah memasuki tahapan teknis dan akademis. Hasil kajian akademis TP2GD Humbahas nantinya akan diteruskan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebelum diajukan secara resmi ke Kementerian Sosial RI. Langkah ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Humbahas dan Sumatera Utara untuk mengangkat kembali nama besar arsitek Batak yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah arsitektur dunia.
Selanjutnya Baca: Mengenal lebih…













