Samosir, 3/11 (BatakPost)- Cita-cita lama warga Samosir akhirnya menemukan titik terang. Sekolah unggulan berasrama yang diidam-idamkan akan segera terwujud yaitu SMA Plus Santo Mikael Pangururan.
Komitmen ini mengemuka saat Bupati Samosir Vandiko T. Gultom berkunjung langsung ke Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar, Senin (2/11/2026).
Ini bukan sekadar kunjungan biasa, ini kunjungan balasan yang menegaskan Pemkab Samosir serius total.
Targetnya Ngebut: Bangun Tahun Ini, Terima Siswa 2027
Ketua Yayasan, Pastor Fridolinus Simanjorang menyambut hangat dan menyebut Vandiko sebagai Bupati pertama yang hadir langsung ke Yayasan Santo Yoseph.
“Suatu kehormatan bagi kami. Ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kami untuk semakin mempercepat program yang sudah dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Samosir.” Kata Ketua Yayasan.
Dengan dukungan penuh Uskup Agung Medan, yayasan berkomitmen mulai pembangunan tahun ini dan buka penerimaan siswa baru tahun ajaran 2027.
Untuk tahap awal, SMA Santo Mikael yang lama akan dipakai dulu sembari kompleks baru dibangun. Targetnya, dalam dua tahun ke depan semua aktivitas sudah pindah ke kompleks baru.
“Kita harus bergerak cepat. Pada masa periode Pak Bupati, SMA unggul ini sudah harus terwujud dan diresmikan,” tegas Pastor Fridolinus.
Bukan Sekadar Sekolah Pintar, Tapi Sekolah Pembentuk Pemimpin Berkarakter
SMA Plus ini tidak hanya soal nilai akademik. Mottonya keren: “Educating compassionate future leaders for God, humanity, and the integrity of creation” – Mendidik pemimpin masa depan yang berbelas kasih untuk Tuhan, sesama, dan keutuhan ciptaan.
Siswa akan dibina soal:
– Iman dan karakter
– Kepemimpinan dan public speaking
– Disiplin dan teknologi digital
– Budaya Batak lewat ekstrakurikuler, bukan hanya di kelas tapi diperkenalkan sampai ke tingkat dunia
Dan yang paling penting, prioritas untuk putra-putri Samosir, termasuk dari keluarga kurang mampu.
Fasilitasnya Bikin Melongo: Rp41 Miliar, 3,2 Hektar
Proyek ini diproyeksikan menelan investasi jangka panjang Rp41 Miliar dalam 4 fase, berdiri di Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, dekat Puskesmas Buhit, di atas lahan 3,2 hektare.
Fasilitasnya lengkap seperti: Gedung sekolah + asrama putra & putri. Aula, Lapangan sepak bola, Lapangan basket, Kolam renang, Taman siswa, Green house, Lahan pertanian, Area parkir, Gapura
Bupati Vandiko menegaskan kehadirannya adalah bukti keseriusan.
“SMA unggulan ini sudah lama kami idam-idamkan dan cita-citakan. Kehadiran kami hari ini menunjukkan keseriusan untuk mengupayakan agar SMA Plus hadir di Samosir,” ujar Vandiko.
Sebagai bentuk dukungan akan kehadiran sekolah tersebut Pemkab Samosir siap all-out membuka dan membangun. Pemkap siapkan akses jalan lebar 6-7 meter. Menyiapkan alat berat untuk pematangan lahan dan fasilitasi perizinan termasuk PBG, Koordinasi jaringan listrik.
Semua fasilitas itu dimasukkan dukungan dalam anggaran APBD Samosir Tahun 2027.
“Untuk urusan jalan, kami akan dukung. Alat berat juga akan kita siapkan, termasuk untuk pematangan lahan dan membantu mobilisasi kebutuhan pembangunan asrama. Perizinan juga akan kami dukung,” tegasnya.
Kepala Dinas PU Rudimanto Limbong menambahkan, sebagian jalan sudah dirabat, tahun depan pembukaan jalan masuk perencanaan, tahun ini dibantu sirtunisasi bertahap untuk mobilisasi.
Ini melengkapi SMK Unggulan di Tuktuk Siadong, Simanindo yang juga sedang dibangun berkat perhatian Gubernur Sumut.
Dengan kolaborasi ini, Samosir tidak hanya membangun gedung, tapi membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, berakar pada budaya, dan peduli sesama. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW



















