Humbahas

Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan Rakornas Wasin 2024 di Istana Negara

221
×

Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan Rakornas Wasin 2024 di Istana Negara

Sebarkan artikel ini
Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan Rakornas Wasin 2024 di Istana Negara
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Humbahas, 27/5 (Batakpost.com) — Dengan memukul gong, Presiden RI Joko Widodo, didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Ketua BPKP Muhammas Yusuf Ateh, meresmikan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern (Rakornas Wasin) 2024 di Istana Negara.

Rakornas yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ini mengusung tema “Mengawal Penuntasan Pembangunan Jangka Menengah untuk Kesinambungan Pembangunan”. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai pemerintah daerah, termasuk Pemkab Humbahas yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Jaulim Simanullang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Kepala BPKPD Drs. Jhon Harry M. MA, Kadis Kominfo Batara Franz Siregar, dan lainnya melalui Zoom dari Kantor Bupati Humbahas.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menegaskan peran besar BPKP dalam mengawal kesinambungan pembangunan. Presiden berharap BPKP dan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) lebih fokus pada pencegahan dan pengawalan gerak cepat dan tepat pemerintah, serta memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memastikan masyarakat mendapatkan manfaat maksimal dari pembangunan.

“Karena BPKP memiliki peran besar, sekali lagi, BPKP memiliki peran besar mengawal kesinambungan pembangunan agar rakyat mendapatkan manfaat yang maksimal,” ujar Jokowi.

Presiden mengibaratkan target pembangunan pemerintah seperti perjalanan kereta api, dengan BPKP berperan dalam pembangunan relnya, memastikan kereta berjalan lurus dan mencapai tujuan dengan cepat dan tepat. Jokowi juga menekankan bahwa APIP seharusnya memberikan arahan dan tuntunan dalam proses pembangunan, bukan hanya mencari kesalahan.

“Sasaran kinerja BPKP dan pengawas internal itu, sekali lagi, bukan untuk mencari kesalahan, tapi justru untuk mencegah penyimpangan-penyimpangan. Sehingga mestinya diberikan arahan yang benar yang mana, diberikan tuntunan yang tepat yang mana,” pesan Jokowi. BPKP dan APIP diminta fokus pada seberapa banyak program-program pemerintah yang dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Presiden juga mengingatkan bahwa tantangan di masa depan akan semakin berat dengan program dan belanja pemerintah yang bertambah besar, tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, dan kompetisi antarnegara yang kian ketat. Kondisi ini membutuhkan kerja cepat dan tepat pemerintah. “Negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat. Sehingga, sekali lagi, kecepatan itu sangat diperlukan, ketepatan itu sangat diperlukan. BPKP diharapkan selalu berinovasi terutama dalam penggunaan teknologi,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Jokowi kembali menekankan pentingnya APIP untuk memberikan solusi dan melakukan pencegahan. “Utamakan pencapaian outcomes. Utamakan manfaat, sekali lagi, utamakan manfaat yang maksimal yang diterima masyarakat untuk menjamin pembangunan kita ini semakin hari semakin berkualitas,” pesan Presiden.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300