Teknologi

Elon Musk Meremehkan BYD, Kini Mengakui Keunggulan Produsen Kendaraan Listrik China

172
×

Elon Musk Meremehkan BYD, Kini Mengakui Keunggulan Produsen Kendaraan Listrik China

Sebarkan artikel ini
Elon Musk Meremehkan BYD, Kini Mengakui Keunggulan Produsen Kendaraan Listrik China
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Jakarta, 4/6 (Batakpost.com) – Elon Musk, pendiri Tesla, pada awalnya meremehkan BYD, produsen kendaraan listrik asal China, saat wawancara dengan Bloomberg pada tahun 2011. Ia bahkan menertawakan produk mereka dan menyindir bahwa teknologi mereka tidak terlalu kuat. Namun, perkembangan BYD dalam dekade terakhir telah mengubah pandangan Musk.

BYD, yang didukung antara lain oleh Warren Buffett, kini menjadi salah satu kekuatan besar dalam industri mobil listrik. Januari silam, saat laporan keuangan, Musk bahkan menyatakan bahwa kendaraan listrik China bisa menghancurkan kebanyakan perusahaan listrik lain di dunia, kecuali jika dihalangi.

Pada akhir tahun lalu, BYD bahkan berhasil menyalip Tesla sebagai produsen kendaraan listrik terlaris di dunia, meskipun Tesla kemudian menyusulnya pada kuartal pertama tahun ini. Ini menunjukkan bahwa keduanya kini bersaing ketat dalam pasar mobil listrik global.

Dikutip dari CNN, BYD terus berinovasi dengan meluncurkan powertrain hybrid baru yang memiliki jangkauan sekitar 2.000 kilometer dalam sekali pengisian, jauh melampaui jangkauan standar mobil hybrid lainnya di pasaran.

Dengan memposisikan dirinya di pasar kelas menengah di China, BYD mendorong pertumbuhannya dengan agresif. Selain strategi pasar BYD, kebangkitannya juga didukung oleh dukungan besar pemerintah China terhadap kendaraan listrik.

Setelah berhasil mendominasi pasar kendaraan listrik di China, BYD kini memperluas pasar internasionalnya dengan menjual mobil di sejumlah negara seperti Uni Emirat Arab, Thailand, Inggris, dan bahkan berhasil menguasai 43% pangsa pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara.

Meskipun Tesla masih menjadi pemimpin dalam penjualan mobil listrik di Amerika, kehilangan pangsa pasar di luar negeri membuatnya merasakan ancaman dari pesaing asing seperti BYD. Ini menunjukkan bahwa, meskipun Tesla merupakan pionir kendaraan listrik, keberhasilan dan inovasi dari produsen lain seperti BYD dapat mengancam posisinya di pasar global.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300