Siantar

Wali Kota Pematangsiantar Membuka Komitmen Bersama Percepatan Eliminasi TBC

83
×

Wali Kota Pematangsiantar Membuka Komitmen Bersama Percepatan Eliminasi TBC

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Pematangsiantar Membuka Komitmen Bersama Percepatan Eliminasi TBC
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Siantar, 28/6 (Batakpost.com) – Wali Kota Pematangsiantar, dr. Susanti Dewayani, SpA, secara resmi membuka dan menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Kota Pematangsiantar. Acara penandatanganan berlangsung di Hotel Grand Zuri, Jalan Medan Kecamatan Siantar Martoba, pada Kamis (27/06/2024).

Dalam sambutannya, dr. Susanti menjelaskan bahwa Komitmen Bersama untuk Percepatan Eliminasi TBC Tahun 2028 bertujuan untuk menyelesaikan masalah TBC di Kota Pematangsiantar sesuai dengan target yang ingin dicapai. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan masyarakat Pematangsiantar yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

“TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia dan di Indonesia. Penyakit ini mendapat prioritas untuk segera diakhiri pada tahun 2030,” ujar dr. Susanti. Ia menambahkan bahwa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menyusun peta jalan eliminasi TBC di Indonesia untuk periode 2020-2030.

Untuk mencapai target eliminasi TBC tahun 2030, dr. Susanti menekankan pentingnya peran serta dari komunitas, pemangku kepentingan, dan sektor-sektor lainnya yang berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah. Tim Percepatan Eliminasi TBC Kota Pematangsiantar bertugas untuk mengkoordinasikan, mensinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan eliminasi TBC secara efektif, menyeluruh, dan terintegrasi.

Ada enam strategi nasional yang dijalankan dalam percepatan eliminasi TBC, yaitu:
1. Penguatan komitmen dan kepemimpinan pemerintah di semua tingkat.
2. Peningkatan akses layanan TBC yang bermutu dan berpihak pada pasien.
3. Intensifikasi upaya kesehatan dalam rangka penanggulangan TBC.
4. Peningkatan penelitian, pengembangan, dan inovasi di bidang penanggulangan TBC.
5. Peningkatan peran serta komunitas dan pemangku kepentingan lainnya.
6. Penguatan manajemen program.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, drg. Irma Suryani, MKM, dalam laporannya menyampaikan bahwa pertemuan Tim Percepatan Eliminasi TBC bertujuan untuk menggalang komitmen bersama dalam percepatan eliminasi TBC di Kota Pematangsiantar pada tahun 2028. “Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mendapat prioritas untuk segera diakhiri pada tahun 2030,” ujar Irma.

Irma menambahkan bahwa kegiatan ini menghasilkan komitmen kuat dari semua pihak atau multisektor dalam percepatan eliminasi TBC di Kota Pematangsiantar.

Acara ini dihadiri oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Khairina Ulfa, MKes, perwakilan Dan Rindam I/BB, Mayor Rahmad Pohan, perwakilan Kapolres Pematangsiantar, perwakilan Walubi, perwakilan Kakan Kemenag Pematangsiantar, Hendrianto, perwakilan pimpinan rumah sakit di Kota Pematangsiantar, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang turut serta dalam percepatan eliminasi TBC di Kota Pematangsiantar.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300