Segenap kru batakpost.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024, Semoga doa dan usaha kita diterima oleh Allah Swt. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Health

Trik Sahur dengan Protein Bar Viral di Media Sosial, Ahli Gizi Klinis Berikan Saran

150
×

Trik Sahur dengan Protein Bar Viral di Media Sosial, Ahli Gizi Klinis Berikan Saran

Sebarkan artikel ini
Trik Sahur dengan Protein Bar Viral di Media Sosial, Ahli Gizi Klinis Berikan Saran
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Jakarta, 22/3 (Batakpost.com) – Dalam upaya mencari cara terbaik untuk menjalani puasa dengan nyaman, berbagai trik sahur mulai bermunculan di media sosial, termasuk rekomendasi mengonsumsi protein bar untuk menjaga kenyang lebih lama. Protein bar, yang umumnya kaya akan nutrisi dari kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan kering, dianggap oleh sebagian orang dapat menjadi solusi tahan lapar selama berpuasa.

Mengonsumsi protein yang metabolisme dalam tubuhnya lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana memang secara teori dapat membuat perut terasa kenyang lebih lama. Namun, menurut Dr dr Nurul Ratna Mutu Manikam, SpGK, seorang dokter gizi klinis, sahur dengan hanya mengandalkan protein bar bukanlah pilihan ideal.

Advertisement
banner 325x300
Advertisement


Dalam wawancara terbaru, Dr Nurul menjelaskan bahwa protein bar sejatinya dirancang untuk atlet yang membutuhkan energi cepat dan protein tanpa merasa terlalu kenyang, yang mungkin mengganggu aktivitas olahraga mereka. Kandungan kalori dalam protein bar sendiri dianggap tidak cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan energi selama berpuasa.

“Bayangkan jika kita sahur hanya dengan 100 kalori dari protein bar, itu pasti akan membuat kita cepat lapar lagi. Idealnya, makan pagi harus mencakup sekitar 300 hingga 400 kalori,” ujar Dr Nurul. Beliau juga menambahkan bahwa mengonsumsi tiga hingga empat protein bar sebagai pengganti sahur terasa kurang tepat.

Dr Nurul menekankan pentingnya memiliki komposisi nutrisi yang seimbang saat sahur, yang tidak hanya fokus pada protein atau karbohidrat saja, tapi juga mineral dan nutrisi lainnya. Menu sahur yang lengkap mirip dengan sarapan sehari-hari—mengandung cukup karbohidrat dan protein—dapat membantu menjaga kenyang lebih lama selama berpuasa.

Masyarakat diimbau untuk tidak terlalu terpengaruh dengan tren yang berkembang di media sosial dan lebih mengutamakan saran dari ahli gizi untuk menjalani ibadah puasa dengan sehat dan nyaman. Memilih menu sahur yang seimbang adalah kunci untuk tetap bertenaga dan tidak cepat merasa lapar selama menjalankan puasa.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS