Toba Jou-Jou Festival 2022, Gus Irawan: Kemajuan Samosir sangat Banyak

Samosir11 Dilihat

Samosir, 18/10 (Batakpost.com)-  Anggota Komisi 11 DPR RI, Gus Irawan Pasaribu, melihat kemajuan di Kabupaten Samosir di bawah pimpinan Bupati Vandiko Gultom sangat banyak, termasuk Pariwisatanya. Dia meminta, agar masyarakat Samosir lebih terbuka lagi dan memberikan rasa aman kepada wisatawan.

Hal itu disampaikan Gus Irawan saat diwawancarai wartawan di sela-sela acara pembukaan Toba Jou-Jou Festival 2022 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Kampung Ulos Hutaraja, Desa Lumban Suhi Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Senin (17/10/2022).

“Hari ini saya melihat kemajuan Samosir sangat banyak dan memang harus lebih maju lagi ke depan. Tetapi kita harus terbuka menerima tamu yang datang, bagaimana tamu merasa aman dan nyaman masuk ke Samosir ini,” katanya.

BACA JUGA: BI Dorong Peningkatan UMKM dan Pariwisata Samosir Lewat Toba Jou Jou Festival 2022

Gus pun mencontohkan Bali. Di mana semua orang yang datang ke Bali pasti merasa kerasan (betah) tinggal di sana, hal itu karena kultur di Bali memang sangat terbuka dan melayani para wisatawan.

“Mungkin, kita perlu menjadikan Bali sebagai inspirasi. Sikap mental kita untuk lebih terbuka menerima siapapun yang datang. Dengan demikian devisa akan masuk ke Samosir. Saya menilai, pemerintah daerah juga sudah melakukan hal sesuai tupoksinya,” kata Gus Irawan.

Gus Irawan sepakat bahwa kegiatan Toba Jou Jou Festival 2022 tujuannya untuk mendukung optimalisasi destinasi wisata dan pelaku UMKM, hingga akhirnya menghasilkan devisa untuk Negara. “Kalau Samosir ini maju, tentu yang menikmati adalah masyarakat Samosir,” katanya.

Kegiatan Toba Jou Jou Festival 2022 yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga berkolaborasi dengan BI Sumut. Diharapkan, apa yang menjadi tujuan kegiatan tersebut bisa tercapai dengan baik.

BACA JUGA: Gerindra Peduli Bencana Gempa Taput, Gus Irawan: Masyarakat Taput Telah Terparti di Hati Gerindra

Sementara itu Bupati Samosir, Vandiko T Gultom mengakui, untuk menyambut dan melayani wisatawan, pihaknya sudah menyosialisasikan tagline 3 S (Senyum, Sapa, Salam) kepada warganya.

“Disperindag Samosir juga sudah mengadakan pelatihan kepada pelaku UMKM dalam hal melakukan inovasi produknya. Karena APBD yang terbatas, kami masih memerlukan pendampingan dari Kemenparekraf,” kata Vandiko.

Adapun pendampingan dimaksud Bupati adalah pelatihan bagi tour guide (pemandu wisata) yang nantinya ditempatkan ke desa-desa wisata di Kabupaten Samosir. (Jas)