BI Dorong Peningkatan UMKM dan Pariwisata Samosir Lewat Toba Jou Jou Festival 2022

Samosir10 Dilihat

Samosir, 17/10 (Batakpost.com)- Bank Indonesia (BI) terus mendorong peningkatan UMKM dan Pariwisata Samosir dengan menggelar berbagai kegiatan dan juga pelatihan. Salah satunya lewat Toba Jou Jou Festival 2022 yang digelar Senin (17/10/2022) di Kampung Ulos Huta Raja, Dusun Pardamean, Desa Lumba Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Panguruan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Peningkatan UMKM dan Pariwisata ini merupakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

BACA JUGA: Bupati Samosir Puji Program KPw BI Sibolga

Toba Jou Jou Festival 2022 yang merupakan kolaborasi Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara (Sumut) bersama KPw BI Sibolga yang dibuka langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno secara online, dan dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Komisi 11 Gus Irawan Pasaribu, Bupati Samsoir Vandiko Timotius Gultom dan para undangan serta para pelaku UMKM dan Pariwisata Samosir.

Kepala KPw BI Sumut, Dody Zulferdi dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Flagship Event Toba Jou-Jou Festival 2022 tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang apik dari berbagai kementerian dan lembaga terkait, serta pemerintah daerah (Pemda).

Kegiatan tersebut dicanangkan untuk mendukung serta mendorong pelaku UMKM dan Pariwisata dalam mengoptimalkan momentum Pemulihan Ekonomi Nasional.

Kepala KPw BI Sumut, Dody Zulferdi saat menyerahkan Mockup Gerakan Tanam Bersama Komiditas Cabai Merah di Samosir secara simbolis kepada Bupati Vandiko Gultom. (Batakpost.com/Jas)
Kepala KPw BI Sumut, Dody Zulferdi saat menyerahkan Mockup Gerakan Tanam Bersama Komiditas Cabai Merah di Samosir secara simbolis kepada Bupati Vandiko Gultom. (Batakpost.com/Jason Gultom)

Selain itu, Toba Jou-Jou Festival juga merupakan program sinergi untuk meningkatkan animo dan dukungan semua pihak terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) serta Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI), yang diperkuat dengan implementasi QRIS/sistem pembayaran nontunai dalam mendukung pelaku UMKM dan Pariwisata agar terciptanya ekosistem pembayaran yang inklusif.