Berita UtamaSamosir

Bukan Sekadar Plat Merah! Mobil Dinas BB 1 C Bupati Samosir Kini Jadi Mobil Pengantin Gratis untuk Rakyat

×

Bukan Sekadar Plat Merah! Mobil Dinas BB 1 C Bupati Samosir Kini Jadi Mobil Pengantin Gratis untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini
Inilah Mobil Dinas Bupati Samosir yang saat ini bisa digunakan masyarakat secara gratis untuk kegiatan sosial khususnya untuk acara nikah, seperti yang dirasakan pasangan Pasangan Freddy Tua Sinabutar dan Irawaty Sitanggang, pada Sabtu (17/10/2026). (Batakpost.com)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Samosir, 20/10 (BatakPost)– Jika biasanya mobil dinas berplat BB 1 C itu melintas untuk urusan pemerintahan, kini mobil kebanggaan Bupati Samosir itu melintas dengan misi berbeda yakni mengantar kebahagiaan.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom membuat gebrakan yang langsung menyentuh hati masyarakat. Lewat Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2026, kendaraan dinas jabatan Bupati yang selama ini identik dengan protokoler dan kedinasan, kini resmi bisa dipinjam masyarakat untuk kegiatan sosial – terutama menjadi mobil pengantin.

IKLAN
IKLAN

Ini bukan sekadar kebijakan. Bagi orang Batak Samosir, pesta pernikahan adalah marwah. Di sanalah keluarga besar berkumpul, adat Dalihan Na Tolu ditegakkan, dan kebersamaan dirajut. Bupati Vandiko membaca kebutuhan itu dengan jeli.

Kisah cinta pertama yang diantar BB 1 C kebijakan yang baru diketuk palu itu langsung punya cerita cinta pertamanya. Pasangan Freddy Tua Sinabutar dan Irawaty Sitanggang menjadi pasangan pertama yang merasakan hangatnya kebijakan ini.

Pada Sabtu (17/10/2026), di Desa Siopat Sosor, Kecamatan Pangururan, mobil BB 1 C yang biasanya mengantar Bupati, kini dengan gagah mengantar kedua mempelai menuju pelaminan. Bayangkan, di hari paling sakral dalam hidupnya, ada negara yang hadir bukan dengan birokrasi, tapi dengan kebahagiaan. Mobil dinas itu bukan lagi simbol jarak antara pejabat dan rakyat, melainkan jembatan kebahagiaan.

Gratis, Tapi Tertib

Yang membuat kebijakan ini makin dicintai, semua ini gratis. Bupati Vandiko menegaskan, aset negara harus kembali ke rakyat sepanjang dikelola tertib, transparan, dan akuntabel. Tidak ada pungutan. Masyarakat Samosir cukup mengajukan permohonan tertulis kepada Bupati melalui perangkat daerah pengelola, dengan melampirkan identitas, waktu dan lokasi pesta, kontak, dan undangan pernikahan.

Memang ada aturannya agar tetap fair. Di mana kendaraan tersebut digunakan di luar hari kerja, Sabtu dan Minggu, agar tidak mengganggu tugas kedinasan. Selain itu diajukan paling lambat 5 hari kerja sebelum hari-H untuk cek kendaraan, rute, dan anggaran tetap dioperasikan oleh sopir dan pendamping resmi Pemkab, demi keselamatan.

Kebijakan mobil pengantin BB 1 C ini bukan untuk mengambil alih ruang sosial masyarakat. Justru ingin pemerintah hadir memberi kemudahan ketika masyarakat butuh dukungan menjalankan adat, menjaga kebersamaan, dan merayakan hari Bahagia. Demikian semangat dari kebijakan Bupati Vandiko.

Pemerintah Samosir tidak hanya hadir saat membangun jalan dan mengurus administrasi. Pemerintah juga ingin hadir di pelaminan, di tengah tangis haru orang tua, di tengah tawa keluarga, di momen di mana sebuah keluarga baru di Samosir dilahirkan.

Dari kantor Bupati ke pelaminan, BB 1 C kini punya cerita baru. Bukan lagi sekadar mobil dinas, tapi mobil kebahagiaan rakyat Samosir. Terima kasih Pak Bupati atas terobosannya. (red)

Baca  Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW