Kepulauan Nias

Bupati Nias Hadiri Pelaksanaan Rembuk Stunting di Kecamatan Bawolato

94
×

Bupati Nias Hadiri Pelaksanaan Rembuk Stunting di Kecamatan Bawolato

Sebarkan artikel ini
Bupati Nias Hadiri Pelaksanaan Rembuk Stunting di Kecamatan Bawolato
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Nias, 26/6 (Batakpost.com) – Bupati Nias, Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si, menghadiri pelaksanaan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Bawolato yang berlangsung di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Bawolato pada Rabu, 26 Juni 2024. Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari Camat Bawolato, Firyusuf Hulu, S.E, yang menyampaikan tujuan acara untuk mendeklarasikan komitmen Pemerintah Kabupaten Nias bersama masyarakat dalam mengatasi stunting dan merumuskan intervensi gizi spesifik.

Dalam arahannya, Bupati Yaatulo Gulo menekankan pentingnya penanganan masalah stunting yang merupakan isu serius di Kabupaten Nias. “Stunting adalah masalah masa depan Kabupaten Nias. Bila terjadinya kurang gizi sejak janin dalam kandungan sampai awal kehidupan anak atau umur 2 tahun (1000 Hari Pertama Kehidupan) maka dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan pada anak (pertumbuhan fisik dan otak). Artinya, kita bisa membayangkan kehidupan mereka 20 tahun ke depan. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk serius dalam menangani masalah ini,” tegasnya.

Bupati Nias mengimbau seluruh tenaga medis, bidan desa, dan kader posyandu untuk bekerja sesuai fungsi-fungsi pelayanan kesehatan serta berperan aktif dalam pelayanan kepada masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya sosialisasi peningkatan kesadaran pemenuhan gizi terhadap anak, perubahan pola asuh, dan langkah-langkah lain untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Kepada seluruh kepala desa, puskesmas, dan bidan desa, saya instruksikan untuk mendata seluruh bayi yang ada di desanya masing-masing. Saya minta agar kita semua bekerjasama dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Nias,” tambahnya.

Bupati juga menyoroti masalah sanitasi yang saat ini dihadapi Kabupaten Nias dan dampaknya terhadap kesehatan. Mengakhiri arahannya, Bupati Yaatulo Gulo mengharapkan semua pihak untuk berperan sebagai agen perubahan dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Nias. “Semoga komitmen dan upaya kita bersama untuk mewujudkan masyarakat Nias yang sehat, mandiri, dan sejahtera mendapatkan ridho dari Tuhan yang Maha Kuasa,” tutupnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Nias, Asisten Sekda Kabupaten Nias, Sekdis Kesehatan P2KB Kabupaten Nias, camat se-Kabupaten Nias, anggota DPRD Kabupaten Nias terpilih, unsur Forkopimka Kecamatan Bawolato, pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan Bawolato, kepala UPTD Puskesmas Bawolato, bidan desa se-Kecamatan Bawolato, kepala desa se-Kecamatan Bawolato, ketua Tim Penggerak PKK desa se-Kecamatan Bawolato, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader KB, dan kader posyandu se-Kecamatan Bawolato.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300