Berita UtamaSamosir

Terbatas Sarana Tak Halangi Prestasi! Perpustakaan Daerah Samosir Raih Akreditasi B, Bupati Vandiko Gaspol Perkuat Literasi

×

Terbatas Sarana Tak Halangi Prestasi! Perpustakaan Daerah Samosir Raih Akreditasi B, Bupati Vandiko Gaspol Perkuat Literasi

Sebarkan artikel ini
Bupatii Samosir Vandiko T Gultom usai mangulosi langsung Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI, Adin Bondar yang datang ke Samosir untuk menilai Perpustakaan Pemkab Samosir, Senin (26/10/2026). (Batakpost.com/red)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Samosir, 28/10 (BatakPost)– Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti. Perpustakaan Daerah Kabupaten Samosir membuktikan itu dengan meraih Akreditasi B dari Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas RI).

Penilaian akreditasi berlangsung Senin (26/10/2026) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Samosir, dipimpin langsung Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI, Adin Bondar, bersama tim asesor Anggun Kusumah Tri Utami, Andi Pargo Simamora, dan Reza Putra Hariwanto.

IKLAN
IKLAN

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, Sekda Marudut Tua Sitinjak, dan Kadis Perpustakaan Advent Sitindaon menyambut langsung tim. Mulai dari presentasi profil, pemutaran video, verifikasi instrumen, hingga peninjauan langsung ke rak-rak buku, semua dinilai detail. Ditutup dengan penandatanganan berita acara visitasi.Bupati Vandiko menegaskan, akreditasi ini bukan sekadar mengejar sertifikat.

“Akreditasi bukan hanya soal administratif untuk dapat selembar sertifikat. Ini adalah tanggung jawab untuk menjamin mutu layanan, standarisasi pengelolaan, dan optimalisasi fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi masyarakat,” tegas Vandiko. Ia mengakui, perpustakaan masih punya PR soal sarana dan prasarana. Tapi itu justru jadi pemicu untuk berbenah.

“Keterbatasan tidak boleh jadi penghalang. Kita akan dorong pembenahan dan inovasi, perpustakaan harus jadi pusat kegiatan berbasis inklusi sosial. Bukan cuma tempat pinjam buku, tapi ruang belajar, mengasah keterampilan, dan meningkatkan kapasitas diri,” lanjutnya.

Vandiko berharap hasil evaluasi ini jadi peta jalan yang konkret.

“Hasil ini akan jadi peta jalan untuk meningkatkan standar pelayanan sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP), sehingga Perpustakaan Samosir benar-benar jadi kebanggaan dan bermanfaat nyata bagi masyarakat,” katanya. Bagi Samosir, Akreditasi B ini bukan garis finish, melainkan start untuk transformasi literasi menuju Indonesia Emas 2045. Perpustakaan harus semakin berkualitas, inklusif, dan relevan! (red)

Baca  Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW