Kepala SMA Matauli Deden Rachmawan menyampaikan, akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah SMP yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga untuk melakukan intervensi agar bisa masuk ke SMA Matauli Pandan. Bahkan dia berharap sekolah-sekolah yang ada di pelosok Tapanuli Tengah berkesempatan untuk bisa masuk ke Matauli lewat intervensi yang dilakukan.
“Kami telah bertemu dengan Pak Sekda dan Pak Kadis Pendidikan Tapteng terkait program ini. Dan mereka menyambut baik intervensi yang dilakukan. Kita akan mulai Agustus ini di tujuh titik SMP, mulai dari Andam Dewi sampai ke Lumut. Kita akan kasih upgrading (kegiatan peningkatan kemampuan, keterampilan, dan kekompakan tim). Harapan kita semakin banyak dan semakin terdistribusi anak-anak talent scouting yang akan menerima International Baccalaureate (IB) dari Kabupaten Tapanuli Tengah di SMA Matauli Pandan,” ucapnya.

Izhari Mawardi Anggota Dewan Pengawas Pendidikan Yayasan Matauli menambahkan, bahwa tahun ini capaian kedinasan dari lulusan SMA Matauli Pandan sangat luar biasa. Sebanyak 16 siswa dari Matauli masuk ke Akademi Militer dan Polri, dan 19 orang diterima di Universitas Pertahanan (nomor dua terbanyak). Artinya, biarpun ada program International Baccalaureate (IB) di Matauli, tetap menghasilkan alumni-alumni terbaik masuk ke sekolah kedinasan dan juga perguruan tinggi negeri.
“Kami berharap orang tua terus mempercayai Matauli untuk anaknya masuk ke sekolah kedinasan maupun untuk sekolah di universitas luar negeri,” katanya.
Acara pengukuhan siswa baru ini berlangsung meriah dan sukses. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













