Tapteng, 8/10 (Batakpost.com)– Setelah mendapatkan pelatihan dan pembinaan lebih kurang dua bulan, Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Desa Sigiring-giring dan Desa Aloban Bair Kabupaten Tapanuli Tengah dikukuhkan, Kamis (8/10/2026) di PIA Hotel Pandan, oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati meminta agar para relawan yang sudah dikukuhkan dapat bekerja sebaik mungkin untuk menolong masyarakat jika terjadi bencana. Di mana Kabupaten Tapanuli Tengah kata dia berpotensi bencana banjir dan longsor. Oleh karena itu peran dari relawan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan pemerintah.
“Kalian adalah garda terdepan tingkat desa untuk memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana,” ujar Wakil Bupati, seraya mengucapkan terima kasih kepada Pesada yang sudah bekerja melakukan pembinaan.
Sementara itu Koordinator Wilayah III Pesada, Ramida Sinaga dalam laporannya menjelaskan, dipilihnya kedua desa yakni Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka dan Aloban Bair, Kecamatan Tapian Nauli, mengingat saat bencaba banjir 25 November 2025 lalu, di kedua desa banyak korban khususnya masyarakat yang berkebutuhan khusus maupun kaum Perempuan.
Selaku NGO yang bergerak dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, Pesada telah hadir di kedua desa ini memberikan kegiatan spesialiasi desa yang inklusif dan sosialisasi pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB).
Melalui sosialisasi tersebut, hasil yang dicapai adalah pengetahuan masyarakat sudah meningkat dan sudah menghasilkan peta bencana serta mengetahui risiko bencana dan mengidentifikasi lokasi yang aman.
“Untuk menambah motivasi dari para relawan ini, kita sengaja mengundang Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Bapak Mahmud Efendi Lubis untuk mengukuhkan para relawan, sehingga semangat mereka dalam melaksanakan tugasnya semakin kuat,” ujar Ramida Sinaga.
Dia juga meminta kepada Wakil Bupati agar perbaikan tanggul di kedua desa segera dilakukan. Demikian juga dengan penentuan titik evakuasi di kedua desa perlu dilakukan pemerintah, karena masyarakat kesulitan menentukan titik pengungsian aman. Untuk itu diharapkan bantuan dari pemerintah.
Selain itu, pembangunan pondok pengungsian ramah perempuan perlu dibangun juga. Demikian dengan perbaikan jalan rusak diharapkan segera diperbaiki oleh pemerintah di kedua desa tersebut.
Ada pun pengurus yang dikukuhkan;
Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Sigiring-giring
Ketua : Binsar Halomoan Mendrofa
Sekretaris : Anton Gultom
Bendahara : Agus Maria Mendrofa
Pengurus Relawan Desa Sigiring-giring
Ketua : Sumianto Gultom
Sekretaris : Supri Abdullah Batubara
Sekretaris : Masdelifa Sipahutar
Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Aloban Bair
Ketua : Jeprianto Hutabarat
Sekretaris : Dipa Hutagalung
Bendahara : Rani Hutagalung
Pengurus Relawan Desa Aloban Bair
Ketua : Ayu Trisno Hutagalung
Sekretaris : Melani Hia
Bendahara : Tirani Hutagalung. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













