Jakarta, 3/10 (Batakpost.com)-Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk tim penasihat super-power. Dua orang pimpinan dan 24 anggota baru Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI dilantik langsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat, (2/10/2026). Pratikno dipercaya sebagai Ketua Wantimpres, dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua.
Pelantikan berdasarkan Keppres 107 P tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden RI. Di hadapan Presiden Prabowo, para anggota Wantimpres mengucapkan sumpah jabatan.”Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata para anggota Wantimpres kompak.
“Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” lanjut mereka.
Formasi Wantimpres Prabowo ini benar-benar merangkul semua faksi dari ulama, pengusaha, purnawirawan, hingga pengkritik keras:
Ketua/Wakil Ketua:Pratikno (Ketua/anggota)Hatta Rajasa (Wakil Ketua/anggota)24 Anggota:
Shinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, Bambang Soesatyo, Agum Gumelar, Budi Gunawan, Chairul Tanjung, Salim Segaf Aljufri, Anwar Iskandar, Said Aqil Siradj, Yahya Cholil Staquf, Philip Kuncoro Wijaya, Budi Tanuwibowo, Ida Bagus Purwalaksana, Soekarwo, Jusuf Hamka, Dato’ Sri Tahir, Yusuf Wanandi, Margarito Kamis, Rocky Gerung, Mohamad Hatta, Anwar Usman, Ignatius Jonan, Muhammad Qodari (Sekretaris/anggota).
Pelantikan ini dihadiri jajaran inti Kabinet Merah Putih. Tampak Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Infrastruktur AHY, Menko PMK Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, hingga Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.Dengan komposisi ini, Wantimpres di era Prabowo diprediksi bukan sekadar dewan penasihat formalitas, tapi menjadi ruang sinkronisasi kekuatan nasional. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













