Siantar

Pendidikan Kependudukan Dilaksanakan Sejak Dini untuk Membentuk Kesadaran dan Tanggung Jawab Siswa

83
×

Pendidikan Kependudukan Dilaksanakan Sejak Dini untuk Membentuk Kesadaran dan Tanggung Jawab Siswa

Sebarkan artikel ini
Pendidikan Kependudukan Dilaksanakan Sejak Dini untuk Membentuk Kesadaran dan Tanggung Jawab Siswa
Example 300x600

Medan, 26/9 (Batakpost.com) – Pemerintah Indonesia tengah menerapkan pendidikan kependudukan sejak dini di seluruh negeri guna memastikan bahwa siswa memiliki kesadaran terhadap kondisi kependudukan dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara dalam mengambil kebijakan kependudukan yang tepat.

Wali Kota Pematang Siantar, dr. Susanti Dewayani SpA, menyampaikan hal ini dalam sebuah acara Advokasi Sosialisasi dan Fasilitas Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Jalur Formal di Satuan Pendidikan Jenjang SD/ML/MTS Jalur Non Formal dan Informal Penguatan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di 14 SMPN/Swasta di Ruang Serbaguna Kota Pematang Siantar pada Selasa (26/09/2023).

Selama acara tersebut, dr. Susanti membahas tentang konsep Bonus Demografi. Menurutnya, pada tahun 2045, Indonesia akan memiliki jumlah usia produktif yang signifikan, dimulai dari usia 14 tahun. Oleh karena itu, pada tahun tersebut, lebih dari 50 persen dari populasi akan terdiri dari generasi muda yang akan menjadi Bonus Demografi.

Mengingat hal ini, dr. Susanti menekankan pentingnya pemahaman tentang kependudukan, yang akan diintegrasikan dalam program siaga kependidikan dan materi pembelajaran. Dia juga menghubungkan masalah stunting dengan pendidikan kependudukan, menjelaskan bahwa pemahaman yang baik tentang kependudukan juga berkaitan dengan kesehatan anak-anak.

Dia menjelaskan, “Anak yang mengalami stunting adalah anak yang mengalami gangguan pertumbuhan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perlu memberikan nutrisi dan gizi yang cukup kepada mereka. Nutrisi sangat penting, terutama bagi anak-anak remaja. Pemerintah berusaha memberikan vitamin dan zat besi kepada remaja untuk memastikan mereka bisa melahirkan anak yang sehat dan cerdas.”

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Pematang Siantar, Hasudungan Hutajulu SH, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman siswa tentang siaga kependudukan di kalangan pelajar SMP di Kota Pematang Siantar.

Program ini adalah bagian dari inisiatif nasional untuk memberikan pemahaman tentang konsep siaga kependudukan kepada para pelajar. Hasudungan Hutajulu SH menekankan bahwa ini juga merupakan komitmen untuk memperkuat materi pembelajaran dan aplikasi berkualitas dalam upaya pencegahan stunting di Kota Pematang Siantar.

Acara tersebut diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama dan pemberian pakaian peserta oleh dr. Susanti kepada para pelajar. Turut hadir dalam acara ini Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Dra Happy Oikumenis Daely, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Rudolf Barmen Manurung MPd, para Kepala SMP, guru, dan siswa-siswa.

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS