Sibolga, 20/6 (Batakpost.com)– Menjaga status Universal Health Coverage (UHC) yang berhasil diraih Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga Tahun 2026, menjadi prioritas daerah lewat forum dialog kemitraan.
Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing didampingi Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Herman Suwito, saat membuka forum komunikasi strategi UHC dan forum kemitraan pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan Kota Sibolga, pada Jumat (19/6/2026) di kantor Wali Kota Sibolga.
Menurut Wakil Wali Kota, forum tersebut merupakan sarana strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan Program JKN sebagai upaya mewujudkan UHC, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala masalah pembiayaan.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga status UHC sebagai prioritas daerah pada tahun 2026, termasuk mengantisipasi proyeksi defisit anggaran JKN melalui langkah-langkah yang terukur dan kolaboratif. Selain aspek pembiayaan, ketersediaan tenaga kesehatan serta peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian utama dalam mendukung pelayanan yang optimal.
Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Herman Suwito menambahkan bahwa Pemko Sibolga akan terus mendukung berbagai program dan kebijakan yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi yang baik antar seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sibolga, Nur Eva Parindury menyampaikan apresiasi kepada Pemko Sibolga atas peran aktifnya dalam mendukung Program JKN. Selanjutnya, ia memaparkan materi terkait penguatan strategi peningkatan cakupan dan keaktifan peserta JKN, penguatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), serta rasionalisasi biaya pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Di akhir kegiatan, Wakil Wali Kota Sibolga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Korwil SPPG Kota Sibolga atas kolaborasi dan sinergi dalam pendaftaran tenaga relawan sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kolektif yang iurannya dibayarkan oleh masing-masing SPPG di wilayah Kota Sibolga. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Direktur Rumah Sakit Metta Medika Sibolga atas dukungannya dalam pendaftaran peserta JKN bagi masyarakat sebanyak 100 jiwa untuk periode 2025 hingga 2027.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Rumah Sakit Metta Medika I, Ratnawati, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga, Sri Wahyuni, Kepala Korwil SPPG, Shinta D.L. Gulo, seluruh Kepala SPPG se-Kota Sibolga, perwakilan kepala puskesmas, serta para peserta forum. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













