Samosir

Festival Solu Bolon 2024: Membangkitkan Kearifan Lokal dan Potensi Budaya Samosir

378
×

Festival Solu Bolon 2024: Membangkitkan Kearifan Lokal dan Potensi Budaya Samosir

Sebarkan artikel ini
Festival Solu Bolon 2024: Membangkitkan Kearifan Lokal dan Potensi Budaya Samosir
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Samosir, 7/6 (Batakpost.com) – Pemerintah Kabupaten Samosir terus berupaya menggali dan melestarikan potensi budaya serta kearifan lokal, salah satunya melalui event Solu Bolon. Festival ini secara resmi dimulai dengan pelepasan bendera start oleh Bupati Samosir di kawasan Waterfront Pangururan pada tanggal 7 Juni 2024.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kajari Samosir Karya Graham Hutagaol, DPRD Samosir Marco Simbolon, Kapolres Samosir Yogie Hardiman, Pabung 0210 TU G. Sebayang, Regional Division Head PT. Pelindo Kasih Dwi Yanti, perwakilan Bank Indonesia Sibolga, pimpinan Bank Sumut Pangururan, BRI Pangururan, serta berbagai pimpinan OPD lainnya. Sebanyak 21 tim Solu Bolon dari seluruh Sumatera Utara berpartisipasi dalam perlombaan dengan jarak lintasan 500 meter.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menyatakan optimisme Pemkab Samosir untuk memperkenalkan dan menghidupkan kembali budaya serta kearifan lokal ke tingkat nasional maupun internasional. “Solu bolon pada Event Aquabike Jetski International Championship sudah dipertandingkan dan akan menjadi agenda rutin di Kabupaten Samosir,” ucap Vandiko.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Samosir telah menghidupkan opera Batak dan berharap olahraga Solu Bolon semakin dikenal dan lestari, baik di tingkat lokal maupun internasional. Selain itu, Vandiko menyampaikan berbagai event yang akan digelar di Kabupaten Samosir bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat ikut menyukseskan berbagai event tersebut dengan kesiapan sebagai tuan rumah yang baik dan ramah dalam menyambut wisatawan. Menjaga kebersihan Danau Toba sangat penting untuk mendukung kegiatan sport tourism,” tambah Vandiko, seraya mengingatkan bahaya kerusakan lingkungan akibat sampah plastik.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Samosir juga menerima bantuan dua unit Solu Bolon dari PT. Pelindo yang ditandai dengan penabuhan gendang bersama Forkopimda. Kasih Dwi Yanti, Regional Division Head PT. Pelindo, menyatakan bahwa pemberian bantuan ini merupakan kontribusi untuk mendukung pariwisata di Kabupaten Samosir dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kegiatan positif harus kita dukung, dan semoga dengan bantuan ini, kearifan lokal di Samosir dapat semakin dilestarikan,” ujar Dwi. PT. Pelindo juga memberikan bantuan rakit, mesin pencacah eceng gondok di Kecamatan Harian, serta bantuan air bersih di Desa Huta Tinggi Kecamatan Pangururan sebagai salah satu desa wisata binaan mereka.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Tetty Naibaho, menyampaikan bahwa Festival Solu Bolon merupakan rangkaian dari Horas Samosir Fiesta 2024 yang bertujuan melestarikan warisan leluhur orang Batak. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 6-7 Juni 2024.

“Olahraga tradisional ini harus kita lestarikan. Solu Bolon harus dipertahankan, dilestarikan, dan dipertunjukkan. Kita semua harus ikut menjaganya,” kata Tetty Naibaho.

Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, Bupati Samosir berharap seluruh tim yang bertanding dapat menjadikan event ini sebagai ajang silaturahmi. “Di atas segalanya, kita bersaudara. Selamat bertanding dan ikuti kegiatan dengan sportif,” tutup Vandiko.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300