Politik

Cak Imin Yakin Menangkan Pilpres 2024 Bersama Anies Baswedan dalam ‘Slepet Imin’ di Medan

148
×

Cak Imin Yakin Menangkan Pilpres 2024 Bersama Anies Baswedan dalam ‘Slepet Imin’ di Medan

Sebarkan artikel ini
Cak Imin Yakin Menangkan Pilpres 2024 Bersama Anies Baswedan dalam 'Slepet Imin' di Medan
Example 300x600

Jakarta, 9/12 (Batakpost.com) – Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyampaikan keyakinannya bahwa ia bersama dengan calon presiden Anies Baswedan akan memenangkan Pilpres 2024. Pernyataan ini diungkapkan dalam acara ‘Slepet Imin’, sebuah forum dialog bersama mahasiswa dan milenial di Medan, Sumatera Utara.

Dalam sesi tanya jawab, seorang mahasiswa menanyakan keyakinan Cak Imin terkait kemenangan dalam kontestasi pemilu tahun depan. Cak Imin menjawab bahwa ia telah memiliki dukungan kuat di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Awalnya saya kan pemimpin partai ya di PKB. Peta suara itu kan bisa dilihat Jawa Timur, Jawa Tengah. Modal dasarnya di situ, nanti berebut di Jawa Barat, berebut di DKI, berebut di Banten. Ini peta utama, ini saya punya modal Jawa Timur, Jawa Tengah,” ucap Cak Imin.

Namun, seiring berjalannya waktu dan dipasangkannya dengan Anies Baswedan, Cak Imin merasa lebih yakin karena masyarakat banyak yang menginginkan perubahan.

“Saya jalan mulai dari Sulawesi, Kalimantan, Jawa, saya puter dari Sumatera saya menangkap suatu fakta bahwa arus perubahan tidak bisa dibendung,” ujar Cak Imin.

Menurutnya, keinginan masyarakat untuk perubahan tak bisa terbendung lagi, terutama setelah mendengarkan aspirasi masyarakat di berbagai daerah yang kecewa dengan keadaan saat ini.

“Saya meyakini suara perubahan itu murni dan tinggi, suara perubahan itu tidak bisa dibendung lagi, suara perubahan itu susah untuk ditunda karena sudah terlampau kecewa dengan keadaan,” katanya.

Dalam sesi lainnya, seorang pengemudi ojek online, David, mengeluhkan ketidakpastian hukum bagi profesi ojek online di Indonesia. Cak Imin menanggapi bahwa pembiaran terkait kepastian hukum harus diatasi oleh kementerian terkait.

“Ini profesi yang ngambang, di sisi satu bergantung kepada kementerian perhubungan, di satu sisi belum tercakup pada kementerian ketenagakerjaan. Nah itu jawabannya cuma satu, harus ada kepastian hukum di antara dua kementerian itu,” jawab Cak Imin.

Cak Imin berharap agar kementerian terkait dapat duduk bersama untuk mengatasi kepastian hukum dan memberikan perlindungan serta hak-hak yang melekat bagi para pengemudi ojek online di Indonesia.

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS