Samosir

Asisten II Samosir Buka Pertemuan Koordinasi Mitra Germas di Pangururan

126
×

Asisten II Samosir Buka Pertemuan Koordinasi Mitra Germas di Pangururan

Sebarkan artikel ini
Asisten II Samosir Buka Pertemuan Koordinasi Mitra Germas di Pangururan
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Samosir, 3/6 (Batakpost.com) – Mewakili Bupati Samosir, Asisten II Hotraja Sitanggang, ST, MM, membuka kegiatan pertemuan koordinasi mitra dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digelar di Aula AE. Manihuruk, Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Senin (3/6). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan dan menghadirkan narasumber Enda Mora Dalimunthe, SKM, M.Kes (TPKIP Ahli Muda Bidang Kesmas, Dinkes Provsu) serta Rajoki Simarmata, SE, M.Si (Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Samosir).

Hotraja Sitanggang menyampaikan bahwa mengatasi masalah kesehatan masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Tiga masalah kesehatan utama yang dihadapi adalah pemberantasan penyakit infeksi, meningkatnya kasus penyakit tidak menular, dan kemunculan kembali jenis penyakit yang seharusnya sudah diatasi. Germas bertujuan memasyarakatkan budaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan tidak sehat, dengan fokus pada akses air minum, instalasi kesehatan, dan pemukiman layak huni.

“Perubahan pola hidup masyarakat modern menjadi dasar Germas. Penyakit tidak menular seperti diabetes, kanker, dan jantung koroner kini lebih banyak ditemui dibandingkan penyakit menular seperti diare dan tuberkulosa,” ujar Hotraja.

Presiden RI telah menetapkan Germas sebagai Gerakan Nasional melalui Inpres No.1 Tahun 2017. Instruksi ini mengamanatkan seluruh kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, BPJS Kesehatan, serta gubernur dan bupati/walikota untuk menetapkan kebijakan dan langkah-langkah guna mewujudkan Germas.

Di Kabupaten Samosir, Germas telah dijalankan sejak 2017 dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi di tingkat kabupaten dan kecamatan, serta pembentukan Forum Koordinasi Germas sesuai Surat Keputusan Bupati Samosir Nomor 266 Tahun 2019 dan Perbup Nomor 87 Tahun 2021.

“Masalah kesehatan berkaitan dengan masalah lain seperti pendidikan, sosial, dan ketenagakerjaan. Oleh karena itu, diperlukan kemitraan lintas sektor dan program untuk mengatasi masalah ini,” jelas Hotraja. Pertemuan ini membahas kemitraan lintas sektor di lingkungan institusi pemerintah, mendorong setiap OPD untuk melakukan sinergitas dan kerjasama sesuai tupoksi masing-masing, dan mengedukasi masyarakat.

Kadis Kesehatan dr. Dina Hutapea menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan mendukung pengembangan kemitraan dalam bidang kesehatan, khususnya Germas. Peserta pertemuan terdiri dari pimpinan OPD, Kakan Kemenag, camat, TP PKK, Bank Sumut, BRI, Bank Mandiri, BPJS Kesehatan, kepala puskesmas se-Kabupaten Samosir, serta pengelola program Pomkes dan pemberdayaan masyarakat di puskesmas se-Kabupaten Samosir.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300