Berita UtamaSibolga

Keren! Wali Kota Sibolga Naik Angkot Bareng Warga: ASN Wajib Kendaraan Umum Tiap Selasa Demi Kurangi Emisi & Bantu Ekonomi Sopir

×

Keren! Wali Kota Sibolga Naik Angkot Bareng Warga: ASN Wajib Kendaraan Umum Tiap Selasa Demi Kurangi Emisi & Bantu Ekonomi Sopir

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik saat naik angkot. Di mana ini menjadi program baru dari Pemko Sibolga, setiap hari Selasa seluruh ASN wajib naik angkutan umum ke kantor, sesuai dengan surat dari Mendagri. (Batakpost.com/red)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Sibolga, 13/10 (BatakPost)– Pemimpin kasih contoh nyata, bukan cuma omon-omon! Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program baru Pemerintah Kota Sibolga, yakni seluruh ASN, PNS, P3K, tenaga kerja paruh waktu hingga outsourcing wajib menggunakan kendaraan umum setiap hari Selasa.

Pada Selasa (13/10/2026), Wali Kota terlihat naik angkutan kota (angkot) saat melakukan monitoring efektivitas program tersebut ke beberapa dinas di Kota Sibolga. Dari dalam angkot, Akhmad Syukri Nazry Penarik menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Mendagri tertanggal 31 Maret 2026 tentang penggunaan kendaraan umum bagi ASN dalam rangka mengurangi emisi.

IKLAN
IKLAN

“Jadi hari ini mulai seluruh PNS ASN, P3K, paruh waktu dan outsourcing setiap hari Selasa wajib menggunakan kendaraan umum. Saya juga hari ini melaksanakan monitoring ke beberapa dinas yang ada di Kota Sibolga untuk melihat efektivitas program yang dilakukan,” ujar Wali Kota dari dalam angkot.

Manfaat Besar Kurangi Emisi & Putaran Ekonomi Rakyat Kecil

Menurutnya, program ini memiliki dua manfaat besar. Selain untuk mengurangi emisi gas buang dan menjaga lingkungan, program ini juga secara langsung menggerakkan roda perekonomian masyarakat kecil, khususnya para supir angkot dan becak di Kota Sibolga.

“Selain untuk mengurangi emisi, kita juga harus memikirkan masyarakat Kota Sibolga khususnya yang sopir angkot, abang becak, sehingga ada putaran ekonomi. Jadi minimal ASN yang sudah mendapatkan gaji dari pajak masyarakat harus mengeluarkan uang untuk kendaraan umum. Jadi ada efek domino,” jelasnya.

Ia menegaskan, dirinya sendiri memberikan contoh dengan tidak menggunakan mobil dinas maupun mobil pribadi setiap hari Selasa. “Insyaallah ini berlaku selama kami menjabat, kecuali nanti ada aturan baru dari Mendagri,” tambahnya.

Dipilihnya hari Selasa, kata Wali Kota, karena pada hari tersebut ASN menggunakan Pakaian Dinas Harian (PDH), sehingga mudah untuk dilakukan pengawasan. Berbeda dengan hari Rabu yang menggunakan pakaian putih, Kamis batik, dan Jumat pakaian olahraga atau kasual. Program yang dinilai pro-rakyat kecil ini pun disambut positif oleh para pengemudi angkutan umum.

Dengan ribuan ASN di Kota Sibolga yang rutin menggunakan angkot setiap Selasa, diharapkan pendapatan sopir angkot dan becak meningkat dan ekonomi kerakyatan di Sibolga kembali bergeliat. (red)

Baca  Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW