Medan, 19/9 (Batakpost.com)– Hubungan antara Eksekutif (Bupati) dengan Legislatif (DPRD) di Kabupaten Tapanuli Tengah sedang tidak baik-baik saja. Akibatnya, berbagai program kedua lembaga itu tidak berjalan mulus dampak hubungan yang kurang harmonis.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution yang dimintai tanggapannya terkait kondisi tersebut mengatakan, akan secepatnya mendudukkan antara Bupati dengan DPRD Tapanuli Tengah. Karena ketidakharmonisan kedua lembaga ini akan berdampak terhadap masyarakat.
“Tidak boleh tidak harmonis, kedua lembaga itu harus harmonis, makanya kemarin sudah turun tim dari Kemendagri untuk memfasilitasi,” kata Bobby, Kamis (17/9/2026) di Kantor Gubsu.
Bobby melihat, bahwa ketidakharmonisan antara Bupati dengan DPRD Tapteng karena ego politik. Dan itu harus dijauhkan, karena dampaknya masyarakatlah yang merasakan. Seharusnya dengan kondisi bencana dan pascabencana yang terjadi di Tapteng, kedua lembaga ini sama-sama duduk untuk melayani masyarakat.
Ditanya kapan pertemuan itu dilaksanakan, menurut Bobby, secepatnya. “Pokoknya secepatnya akan kita fasilitasi,” jawab Bobby.
Bobby juga meminta kepada Pemkab Tapteng agar kebutuhan administrasi disegerakan untuk bantuan sosialnya, mengingat penyaluran bantuan tahap pertama saja belum selesai.
Sebagaimana diketahui antar kedua lembaga ini saling menyalahkan. Pemkab Tapteng menyebutkan bahwa DPRD tidak mau membahas Ranperda, sedangkan DPRD mengatakan, bukan mereka yang tidak mau membahas, tetapi ketika pembahasan di DPRD pihak Pemkab yang tidak hadir. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













