Samosir, 8/9 (Batakpost.com)-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memilih Kabupaten Samosir sebagai lokasi pelaksanaan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) bagi 85 mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMSU.
Pelaksanaan PPL yang berlangsung 6–14 September 2026 mengangkat tema “Pengembangan Kawasan Pariwisata melalui Inovasi Kreatif Berbasis Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan”.
Kehadiran mahasiswa UMSU dipimpin langsung Dekan FISIP UMSU Arifin Saleh Siregar yang disambut Bupati Samosir yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Marudut Tua Sitinjak di Aula Kantor Bupati Samosir, pada Senin (7/9/2026).
Penyambutan tersebut sekaligus menjadi tanda dimulainya kegiatan PPL mahasiswa UMSU di Kabupaten Samosir.
Sekda Marudut Tua Sitinjak menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UMSU menjadikan Samosir sebagai lokus pembelajaran. Menurutnya, kehadiran mahasiswa bukan hanya untuk memenuhi tugas akademik, tetapi menjadi kesempatan untuk mempertemukan teori administrasi publik dengan realitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori administrasi publik dari ruang kelas, namun perlu terlibat langsung berhadapan dengan karakteristik masyarakat dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi,” ujarnya.
Ia mengatakan, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi pemerintah daerah dalam membaca berbagai persoalan masyarakat, merumuskan gagasan, serta mendorong inovasi pelayanan publik.
Lebih lanjut Sekda menjelaskan, Kabupaten Samosir memiliki karakteristik yang khas dengan potensi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, sumber daya manusia dan kekayaan alam yang luar biasa. Besarnya potensi tersebut membutuhkan kebijakan yang tepat, terintegrasi dan berbasis data.
“Kami menyambut baik topik PPL yang dirancang mahasiswa. Saya berharap mahasiswa tidak datang hanya untuk mengumpulkan data, tetapi melihat langsung persoalan di tengah masyarakat, mengamati proses pelayanan yang bermuara pada analisis kebijakan dan rekomendasi yang realistis kepada Pemerintah Kabupaten Samosir,” tegasnya.
Selain itu, Sekda menegaskan bahwa Pemkab Samosir terbuka untuk membangun dan mengembangkan kerja sama dengan perguruan tinggi, akademisi, masyarakat, dunia usaha, komunitas maupun berbagai pemangku kepentingan.
Selanjutnya Baca: Ia Berharap…













