Tapteng, 4/9 (Batakpost.com)– Kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, disambut gembira masyarakat Tapteng, khususnya warga jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Hutanabolon, Resort Pasar Tukka, Wilayah VI, Jumat (4/9/2026).
Di mana orang nomor dua di negeri ini meninjau langsung gereja yang sangat terdampak saat banjir bandang melanda kawasan itu tahun lalu.
Berhentinya kendaraan Wapres di GKPI Hutanabolon atas inisiatif warga jemaat gereja memangil-manggil nama Gibran usai salat Jumat dari Pandan, ditambah dengan spanduk yang mereka bentangkan dengan tulisan “Tolong Bantu Gereja Kami Pak Wapres Gibran, Gereja Kami Dihantam Banjir 25 November 2025”.
Melihat itu, Wapres turun dari Innova Zenix Silver yang ditumpanginya dan langsung disambut teriakan hidup Pak Gibran oleh jemaat gereja.
Lokasi gereja yang persis di pinggir jalan menuju sabodam yang akan ditinjau Wapres, memudahkan warga jemaat untuk bersalaman dan berfoto dengan putra sulung Presiden RI ke-7 Joko Widodo itu.
Pendeta GKPI Hutanabolon Erik Sunando Sirait menceritakan bagaimana dahsyatnya banjir dan gelondongan kayu serta batu yang menghantam gereja yang dilayaninya itu. Dirinya bersama dengan putrinya selamat dari maut karena berhasil memanjat ke menara lonceng gereja.
Bukan itu saja, gedung pertemuan (sopo) gereja hancur dihantam banjir ditambah lantai gereja tertimbun tanah, dan rumah dinas pendeta rata dengan tanah.
Mendengar itu Wapres Gibran meminta solusi dari Pendeta Erik terkait gereja tersebut, mengingat kawasan itu sudah menjadi zona merah yang kemungkinan tidak diijinkan berdiri bangunan di zona merah.
Pendeta Erik memberikan dua solusi. Pertama, menaikkan fondasi gereja dan yang kedua relokasi tempat.
“Pak Wapres menyarankan agar direlokasi saja demi keamanan dan kenyamanan jemaat. Hanya saja saya sampaikan ke beliau, kalau relokasi kita tidak punya lahan dan biaya lagi. Pak Gibran langsung memanggil Gubsu dan Bupati Masinton. Soal relokasi dan lahan silahkan rapat dengan Gubsu dan Bupati. Pemerintah siap membantu,” terang Pendeta Erik.
Mendengar jawaban dari Wapres, pendeta dan warga jemaat mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Wapres Gibran dan juga solusi yang ditawarkan.
“Kami sangat senang dan tak menyangka Bapak Gibran mau mampir melihat gereja kami ini. Kiranya solusi yang diberikan Bapak Gibran menjadi jawaban doa-doa kami. Di mana setiap turun hujan, kami sudah was-was ibadah,” ujar jemaat.
Usai meninjau gereja GKPI Hutanabolon, Wapres dan rombongan lanjut meninjau sabodam. (Jasgul)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













