Samosir, 7/8 (Batakpost.com)– Festival Tao Toba Jou-Jou yang sudah berlangsung selama empat kali berturut-turut di Kabupaten Samosir, telah mampu menyokong pertumbuhan ekonomi Samosir dan juga menjadikan pariwisata menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di “Negeri Kepingan Surga Titik Awal Peradapan Bangsa Batak”.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Festival Tao Toba Jou-Jou 2026 di Lapangan Onan Baru, kawasan Waterfront Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumater Utara, Kamis (6/8/2026).
Disebutkan Riza, Festival Tao Toba Jou-Jou merupakan wadah kolaborasi khususnya untuk mendorong perekonomian daerah melalui pengembangan UMKM, digitalisasi ekonomi, serta pariwisata, melalui promosi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Untuk itulah Kantor Perwakilan BI Sibolga terus berkomitmen bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder tekait, untuk mengakselerasi pengembangan UMKM pariwisata Danau Toba, sehingga mampu naik kelas dari kondisi sebelumnya. Dan bukan itu saja, sektor pariwisata saat ini sudah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Samosir.
“Semoga semangat kolaborasi ini terus tumbuh menjadi energi bersama dalam membangun ekonomi kretatif Danau Toba yang lebih kuat inklusif dan berkelanjutan,” sebut Riza.
Dikatannya, di tengah kondisi yang sedang melambat seperti sekarang ini dibutuhkan pemulihan ekonomi pascabencana. Hal itulah yang mendasari kegiatan Festival Tao Toba Jou-Jou 2026 akan hadir dengan durasi yang lebih lama dari festival sebelumnya, yakni selama 4 hari yang dimulai dari tanggal 6-9 Agustus 2026.
Selanjutnya Baca: Lebih jauh…













