Lebih jauh Kepala KPw BI Sibolga menjelaskan, bahwa kegiatan ini adalah yang keempat kalinya dilaksanakan di Kabupaten Samosir. Karena salah satu tugas pokok dan fungsi Bank Indonesia yaitu melakukan fungsi pengembangan perekonomian daerah. Salah satunya melalui pengembangan UMKM, Pariwisata serta Digitalisasi.
“Senang rasanya apabila peran kami di daerah ini bisa disambut baik oleh pemerintah derah, OPD dan Forkopimda setempat. Sehingga kita bisa berkolaborasi bersama-sama mendukung perekonomian daerah di wilayah kerja kami khususnua di Kabupaten Samosir, umumnya di 16 Kabupaten/Kota,” ungkap Riza.
Festival Tao Toba Jou-Jou ini juga diharapkan mampu menjadi ruang sinergi lintas sektor demi akselerasi pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, tangguh dan mensejahterakan masyarakat.
Masih dalam sambutannya, Riza menyebutkan, selain perayaan tahunan bersama, Festival Tao Toba Jou-Jou juga merupakan rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Suatu pameran dan festival tahunan dari Bank Indonesia yang menampilkan lebih dari 550 UMKM unggulan dari seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 20–23 Agustus 2026.
“Tahun ini kami berencana membawa 4 UMKM Wastra kita (UMKM yang bergerak di bidang kain tenun) ke Karya Kreatif Indonesia. Dan dua di antaranya berkempatan memiliki stand di Festival Tao Toba Jou-Jou ini,” ujarnya.
Selanjutnya Baca: Manompuk…













