5 Tips Minum Kopi yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Minum kopi bisa menambah energi dan membantu daya fokus. Selain itu minum kopi juga bisa bantu turunkan berat badan. Asalkan dilakukan dengan tepat.

Kopi memiliki banyak kandungan nutrisi. Mulai dari magnesium, kalium, niasin atau vitamin B3, riboflavin atau vitamin B2, kafein dan sejumlah senyawa antioksidan.

Menurun sebuah studi, minum kopi dikaitkan dengan emosi positif seperti ketenangan dan rasa bahagia. Kandungan kafein pada kopi juga baik untuk menurunkan risiko penyakit.

BACA JUGA: Asam urat naik lagi? Jus sirsak efektif menurunkan asam urat tinggi

Mulai dari kanker, diabetes, hingga penyakit jantung. Rutin minum kopi juga membantu menurunkan berat badan. Semua manfaat tersebut bisa didapatkan asalkan cara minumnya juga mengikuti aturan sehat.

Dikutip dari dari Eat This not That, berikut ini 5 tips minum kopi untuk bantu menurunkan berat badan:

  1. Jangan Tambah Gula

Gula dapat menyebabkan kenaikan berat badan, karenanya jangan campurkan gula ke dalam kopi. Dalam sehari rata-rata asupan gula yang disarankan adalah tidak lebih dari 50 gram.

Takaran tersebut merupakan total konsumsi gula keseluruhan bukan hanya minuman saja. Dalam satu sendok makan gula yang kamu masukkan pada kopi, itu setara dengan 12,5 gram gula.

Ketika kamu menambahkan gula pada kopi, kemudian ngemil kue, es krim dan lainnya, maka tinggi pula kadar gula yang diasup tubuh. Selain bisa menaikkan berat badan terlalu banyak gula juga bisa menyebabkan diabetes dan penyakit jantung.

  1. Minum Kopi Hitam

Kopi hitam adalah pilihan terbaik untuk ngopi dan mendapatkan manfaat kesehatannya. Tentunya tanpa campuran gula, whipped cream atau susu berlemak.

Mengonsumsi kopi hitam bahkan bisa membantu menurunkan berat badan. Kopi hitam termasuk rendah kalori. Secangkir kecil kopi hitam hanya mengandung sekitar 5 kalori.

Namun, jika kamu menambahkan gula tambahan maka akan meningkatkan jumlah kalorinya juga. Kopi hitam juga bermanfaat untuk mengurangi penyakit demensia, Alzheimer hingga kardiovaskular.

  1. Jangan Jadikan Kopi sebagai Pengganti Makan

Ahli nutrisi Laura Burak, MS, RD menyebutkan jika ingin membangun kebiasaan minum kopi untuk menurunkan berat badan, jangan pernah menjadikan kopi sebagai pengganti makan.

Maksudnya adalah kamu melewatkan waktu makan dengan minum kopi. Seperti saat sarapan misalnya, karena kamu berpikir bahwa pagi hari sudah minum kopi kemudian kamu tidak makan sarapan.

BACA JUGA: Konsumsi Gula Tiga Sendok Harus Diimbangi Olahraga Berapa Lama?

Menjadikan kopi sebagai pengganti makan akan menekan nafsu makan, sehingga kamu cenderung melewatkan waktu makan tersebut. Kebiasaan ini mendorong kamu untuk makan lebih banyak di waktu makan berikutnya.

Kebiasaan minum kopi itu dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh. Bukan hanya itu, efeknya pada makan lebih banyak juga dapat menyebabkan berat badan menjadi naik.

  1. Jangan Minum Kopi di Sore atau Malam Hari

Kopi memang nikmati ketika diminum di jam-jam sore menjelang malam. Namun, kebiasaan minum kopi tersebut dapat menyebabkan kenaikan berat badan bahkan secara signifikan.

Minum kopi mendekati waktu tidur dapat mengganggu pola tidur. Hal itu akan membuat kamu kehilangan waktu tidur yang berkualitas, dan kondisi inilah yang dapat menaikkan berat badan.

Jika ingin minum kopi di waktu sore atau malam hari, ahli gizi menyarankan untuk memilih kopi tanpa kafein. Sebab efek kafein lah yang berperan pada pola tidur.

  1. Hindari Ngopi Sambil Ngemil

Biasanya minum kopi selalu ditemani dengan camilan, baik yang manis maupun asin. Seperti di kebiasaan yang berkembang di Indonesia. Misalnya di mana minum kopi ditemani pisang goreng.

Tak jarang juga yang memilih biskuit sebagai teman minum kopi. Jika ingin menurunkan berat badan, maka sebaiknya hindari kebiasaan ini. Camilan yang dimakan bisa meningkatkan asupan kalori pada tubuh.

Sebagai penggantinya, ahli gizi menyarankan untuk memilih kacang-kacangan atau buah-buahan sebagai teman minum kopi. (dtc)