Sarlandy: Kader TPK Stunting Adalah Wanita-wanita Hebat dari Tapanuli Utara

Tapanuli Utara14 Dilihat

Taput, 29/8 (Batakpost.com)- Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat, SH, MM, memuji para kader Tim Pendamping (TPK) stunting yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara. Dia menyebutkan, bahwa mereka adalah wanita-wanita hebat.

Hal itu disampaikannya saat membuka acara pelatihan Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), yang bertempat di Gereja HKI Sarulla, Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (29/8/2022).

“Pekerjaan kader TPK ini merupakan pekerjaan yang sangat mulia, karena bersentuhan langsung dengan sisi kemanusiaan. Bukan itu saja, pekerjaan ibu-ibu ini juga sangat krusial untuk mencapai program pemerintah menuju Generasi Emas 2045,” kata Sarlandy.

BACA JUGA: NasDem Siap Bawa Rahmansyah Sibarani Jadi Ketua DPRD Sumut

Baca Juga:  Beginilah Cara Bupati Nikson Berikan Terobosan Bagi Para Pelaku UMKM yang Ada di Taput

Menurut Ketua TPK Sunting Taput ini, kemampuan para kader dalam menekan angka stunting terutama kemampuan di bidang komunikasi harus ditingkatkan, karena hal itu akan memudahkan proses pendampingan dan mengajak keluarga untuk menerapkan perilaku hidup sehat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kader-kader TPK dari 4 kecamatan se-Luat Pahae atas semangat dan antusiasnya mengikuti pelatihan ini. Semoga kita dapat menerapkannya ilmu yang didapat di lingkungan kita masing-masing, meskipun jumlah kader TPK belum cukup memadai dibanding jumlah masyarakat,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala DPPKBP3A Tapanuli Utara Donna Situmeang memaparkan, bahwa selain untuk pelatihan, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk verifikasi dan validasi data stunting di Kabupaten Tapanuli Utara.

Baca Juga:  Di Rakernas SMSI, Eks Wartawan yang Jadi Bupati Tapanuli Utara Cerita Keberhasilannya Membangun dari Desa

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menekan angka stunting dari angka 26,7% hingga ke level 5% pada tahun 2024, sesuai target RPJMD Kabupaten Tapanuli Utara,” katanya.

Dia juga menyampaikan, bahwa verifikasi dan validasi data stunting dilakukan untuk pemutakhiran data agar dapat diketahui kondisi terkini dari setiap keluarga sasaran.

BACA JUGA: Tingkatkan Efesiensi Transaksi Pemerintah, Presiden Jokowi Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik

Sementara itu Marni Siregar selaku narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan itu memberikan pemaparan serta interaksi dua arah kepada peserta.

Dalam pelatihan ini sebanyak 153 peserta dari 4 Kecamatan se-Luat Pahae dibekali cara menggunakan Google Form untuk verifikasi dan validasi data stunting. Demikian juga dengan simulasi penyuluhan terhadap keluarga berisiko stunting juga dilakukan.

Baca Juga:  Dandim dan Kapolres Luncurkan Mobil Internet Gratis di Taput

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Taput, Kepala Dinas PMD Donny Raymond Simamora, Kadis Kesehatan Sudirman Manurung, Kepala Bappedalitbang Luhut Aritonang, Kadis Perkim Budiman Gultom, Kadis Sosial Bahal Simanjuntak beserta beberapa pimpinan perangkat daerah.

Juga hadir Camat Purbatua Ade Harri Situmorang, Camat Simangumban Albert Tampubolon, Camat Pahae Jae Redianto Sinaga, Camat Pahae Julu Maradu Sitompul beserta para Kepala Desa di sekitar Luat Pahae. (ril/jas)