Ratusan Kendaraan Tertahan di Barus Utara Akibat Banjir dan Logsor

Tapanuli Tengah170 Dilihat

Barus Utara, 12/11 (Batakpost.com)- Ratusan unit kendaraan baik roda dua dan roda empat tertahan di Kecamatan Barus Utara akibat banjir dan longsor yang terjadi di kawasan itu, Jumat (11/11/2022).

Hasil pantuan batakpost.com di lokasi, ada 7 titik longsor yang menimbun badan jalan, seperti di badan jalan Harangan Ganjang. Di tempat ini ada 3 titik longsor. Di kawasan Turunan Kincir terdapat 1 titik longsor. Di Desa Sihorbo hingga Batu Pink menuju Husor terdapat 4 titik logsor.

Ketua BPD Siharbangan Hendrik Limbong mengatakan, saat ini sejumlah pemilik kendaraan masih menginap di rumah warga dan sebagian di dalam mobil.

Baca Juga:  Hanya Ada 4 Bendera Papol di KPU Tapteng Ada Apa?

“Ada banyak kenderaan roda empat dan roda dua yang tidak bisa melewati longsoran,” katanya kepada batakpost.com, Sabtu (12/11/2022).

BACA JUGA: Tiga Orang Keluarga Simbolon Meninggal Dunia Tertimbun Longsor di Barus Utara

Hanya saja saat ini kata Hendrik, satu unit alat berat sedang bekerja membersihkan badan jalan walau masih kondisi gerimis.

Pantauan wartawan batakpost.com di lokasi, alat berat masih bekerja untuk membersihkan bahu jalan.

Sementara itu saat banjir tejadi, jalan utama di Desa Sigambo-gambo, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah terendam banjir. Kondisi itu mengakibatkan arus lalu lintas dari Simpang Tiga Sigambo-gambo menuju Kota Barus lumpuh total, karena badan jalan digenangi air sekira 80 cm.

Baca Juga:  2 Truk Tronton Adu Banteng di Tanah Karo, 3 Orang Tewas

BACA JUGA: Akibat Hujan Deras, 6 Rumah di Barus Utara Ditimpa Longsor

Menurut Rahmat Syarif Pohan (29) salah seorang warga sekitar menyebutkan, pada  Jumat (11/11/2022) sekira pukul 17.50 WIB, genangan air sudah terjadi di desa itu, akibat luapan Aek Sirahar.

“Air mulai menggenangi sebagian jalan Sigambo-gambo mulai pukul 15.15 WIB. Sebagian rumah penduduk yang berada di sepanjang jalan desa itu turut terendam banjir,” terangnya.

Sementara untuk saat ini, kondisi jalan yang menghubungkan Sigambo-gambo menuju Kota Barus sudah mulai pulih, karena air sudah mulai surut. Hanya saja arus lalu lintas menuju Kecamatan Manduamas dan Andam Dewi belum normal karena masih menunggu air surut. (Gid)

Baca Juga:  Sumut Targetkan Juara Umum Pesparawi Nasional 2018