Pria Ini Ditangkap Personel Polres Tapteng dari Sibolga

Tapanuli Tengah230 Dilihat

Tapteng, 1/11 (Batakpost.com)- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah berhasil mengamankan soerang pria diduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu dari sebuah kos-kosan di Jalan Buchari Koto, Kelurahan Kota Beringin, Kota Sibolga, Senin (31/10/2022) sekira pukul 19.00 WIB.

Menurut Kasi Humas Polres Tapteng AKP Horas Gurning dalam keterangan tertulisnya, pria berinisial MRH (57) tersebut ditangkap berkat laporan masyarakat.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa laki-laki tersebut akan bertransaksi narkoba di kos-kosannya,” kata Gurning, Selasa (1/11/2022).

Baca Juga:  Dari Tangan Kedua Pemuda Ini Polisi Amankan 12 Paket Sabu

Saat hendak diamankan MRH sempat mencoba menghilangkan barang bukti dengan cara membuangnya lewat jendela.

“Ternyata benda yang dilemparkan ke arah jendela itu satu paket kecil narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik bening. Dan ketika dilakukan penggeledahan, personel menemukan satu unit HP merk Nokia warna hitam dari kantong celana depan sebelah kiri dan uang tunai Rp 50 ribu dari kantong celana belakang sebelah kanan,” terang Horas.

BACA JUGA: Mulai Hari Ini Polres Sibolga Terapkan Quick Win Presisi

Baca Juga:  Terduga Pelaku Pembunuh Veriona Gultom Ditangkap Masyarakat Batak di Pande Gelang Banten

Tak hanya itu, dari hasil interogasi petugas, juga ditemukan barang bukti lainnya yang ditaruh di kantong baju kotor di kamar mandi.

“Satu paket kecil lagi sabu-sabu dari kantong baju terduga pelaku yang ada ditumpukan kain kotor berhasil disita. Jadi, barang bukti sabu totalnya sebanyak dua paket kecil, dengan berat Brutto kira-kira 0,27 gram,” kata Gurning menjelaskan.

Kepada petugas, MRH mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial T, yang hingga kini masih dalam pencarian.

Baca Juga:  Raja Mart Edukasi Bakat Anak Dengan Lomba Menggambar dan Mewarnai

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, MRH digelandang  ke Satreskoba Polres Tapanuli Tengah, selanjutnya akan diproses sesuai Undang-undang No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. (red)