Pemkab Tapteng Semarakkan Parade dan Gebyar Berkebaya 2022 Menuju UNESCO

Budaya133 Dilihat

Medan, 28/8 (Batakpost.com)- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang dipimpin langsung oleh Pj Bupati Yetty Sembiring ikut semarakkan Parade dan Gebyar Berkebaya Tahun 2022 Menuju UNESCO yang dipusatkan di Lapangan Banteng, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (28/8/2022).

Parade ini diikuti seluruh perempuan Sumatera Utara tanpa terkecuali untuk berpartisipasi dengan mengenakan berbagai jenis kebaya.

Tujuan dari kegiatan ini untuk mempertahankan identitas budaya asli Indonesia tentang kebaya, sehingga negara lain tidak mencaploknya.

Baca Juga:  Pemko Sibolga Lestarikan Budaya Lewat Lomba Tari Kreasi Daerah

Parade dan Gebyar Berkebaya 2022 ini juga sebagai bentuk dukungan perempuan Sumatera Utara agar kebaya segera didaftarkan oleh pemerintah ke organisasi PBB UNESCO sebagai salah satu heritage (warisan) asli Indonesia.

Kontingen dari Kabupaten Tapanuli Tengah yang ikut menyemarakkan Parade dan Gebyar Berkebaya 2022 menuju UNESCCO, Minggu (28/8) di Lapangan Banteng Medan, Sumatera Utara. (Batakpost.com/Ist)
Peserta kebaya dari Kabupaten Tapanuli Tengah yang ikut menyemarakkan Parade dan Gebyar Berkebaya 2022 menuju UNESCCO, Minggu (28/8) di Lapangan Banteng Medan, Sumatera Utara. (Batakpost.com/Ist)

Pj Bupati Tapteng Yetty Sembiring di sela-sela kegiatan itu menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah merasakan kebaya merupakan bagian dari budaya di Tapanuli Tengah. Untuk itu dia mengajak para ibu-ibu, komunitas perempaun dan para pelajar di Tapteng ikut menyuarakan bahwa kebaya milik Indonesia.

Baca Juga:  Kekompakan Marga Aritonang Dipuji Bupati Taput

“Kebaya goes to UNESCO. Dengan menghargai budaya, berarti kita menunjukkan identitas bangsa kita, sehingga kita dapat dihargai oleh banyak orang. Terima kasih kepada peserta kebaya dari Kabupaten Tapanuli Tengah yang turut menyukseskan kegiatan hari ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati foto bersama dengan Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, Ny Rita Panca Putra didampingi Ketua Bhayangkari Kabupaten Tapanuli Tengah Ny Fita Jimmy Samma dengan ciri khas kebaya masing-masing. (Jas)