Berita UtamaMartabe Gold Mine

Hasil Penelitian, Ditemukan Zat Anti Kanker dan Kesuburan pada Pohon Mangrove

588
×

Hasil Penelitian, Ditemukan Zat Anti Kanker dan Kesuburan pada Pohon Mangrove

Sebarkan artikel ini
Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Muliady Sutio, (kanan) saat melakukan penanaman mangrove secara simbolis dalam Aksi Tanam Mangrove 60.000 bibit mangrove di Pandan, Tapanuli Tengah, Senin (3/6/2024). Dari hasil penelitian yang dilakukan ditemukan zat anti kanker dan zat penyubur dari pohon mangrove (Batakpost.com/Dok: PTAR)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Tapteng, 9/6 (Batakpost.com)- Selain dapat menyimpan karbon 3-10 kali lipat lebih banyak dari hutan biasa, ternyata pohon mangrove menyimpan zat kimia yang bemanfaat untuk kesehatan manusia. Tak tanggung-tanggung, dari hasil penelitian ditemukan juga zat anti kanker dan kesuburan dari pohon mangrove yang ada di Indonesia.

Hal itu diungkapkan peneliti lingkungan hidup dari Universitas Sumatera Utara (USU), Onrizal, Ph.D, kepada batakpost.com pada aksi lanjutan tanam 60 ribu bibit mangrove dan tebar 50 ribu bibit kerang dan kepiting oleh PTAR di Konservasi Hutan Mangrove PTAR yang berada di Kelurahan Kalangan Indah dan Desa Aek Sitio-tio, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Senin (3/6/2024) pekan lalu.

Dijelaskan Onrizal, bahwasanya pohon mangrove mengandung zat kimia fitofarmaka yang sering digunakan dalam obat-obat herbal yang memang berasal dari tumbuhan. Dari hasil penelitian dan literasi yang dikembangkan, ditemukan jenis pohon mangrove yang memiliki zat anti kanker dan juga zat penyubur maupun zat kemandulan.

“Ini adalah hasil penelitian yang sudah kita lakukan. Dan penelitiannya terus berlanjut hingga sekarang. Sedangkan untuk jenis mangrovenya yang mengandung zat anti kanker dan zat kesuburan maupaun zat kemandulan sudah diisolasi. Tinggal pengembangan dan hasil riset lanjutan yang sedang dilakukan oleh tim,” ungkapnya.

Dalam melakukan penelitian itu kata dia, pihaknya bekerja sama dengan tim peneliti dari Swiss German University (SGU) yang ada di Edu Town BSD City, Tangerang.

“Kita berkolaborasi dalam melakukan penelitian dengan berbagai universitas baik itu dalam dan luar negeri. Dan hasil-hasil penelitian kita disampaikan kepada pemerintah. Kita tunggu saja hasil pengembangan yang sudah dilakukan terkait zat anti kanker yang ada pada pohon mangrove ini,” ungkapnya lagi.

Lebih lanjut Onrizal menyampaikan, untuk jenis mangrove yang mengandung zat penyubur dan zat kemandulan ditemukan dalam bentuk sayuran. Tentu nanti akan dijelaskan mana mangrove yang mengandung zat kesuburan dan mana mangrove yang mengandung zat kemandulan atau untuk KB. “Jangan nanti orang sampai salah makan, yang seharusnya untuk penyubur justru dimakan yang untuk kemandulan,” katanya.

Melihat banyaknya manfaat dari pohon mangrove, Onrizal mengimbau masyarakat dan juga para pemangku kebijakan untuk menjaga dan merawat pohon mangrove. (Jasgul)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300