Berita UtamaSamosir

Bupati Vandiko Temui Wamenkes Usulkan Anggara Rp83,4 miliar Untuk Pembangunan Sarana Kesehatan, Termasuk Puskesmas Tele

×

Bupati Vandiko Temui Wamenkes Usulkan Anggara Rp83,4 miliar Untuk Pembangunan Sarana Kesehatan, Termasuk Puskesmas Tele

Sebarkan artikel ini
Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama dengan Wamenkes dr. Benyamin Paulus Octavianus saat diskusi terkait usulan anggaran untuk pembangunan sarana prasarana kesehatan di Samosir. (Batakpost.com/Ist)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Wamenkes: Usulan Samosir Sejalan dengan Program Pemerintah Pusat

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wamenkes RI dr. Benyamin Paulus Octavianus, menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Samosir yang secara aktif membangun komunikasi dengan Kementerian Kesehatan. Benyamin menegaskan bahwa pembangunan laboratorium kesehatan di kabupaten/kota merupakan bagian penting dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.

IKLAN
IKLAN

“Sesuai dengan program Presiden di bidang kesehatan, di kabupaten/kota wajib dibangun laboratorium kesehatan sebagai penunjang layanan kesehatan yang maksimal, termasuk di Kabupaten Samosir,” kata Benyamin.

Lebih lanjut, Wamenkes menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan akan mendukung rencana pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Puskesmas di Kecamatan Harian, Jalan Raya Tele, yang direncanakan dialokasikan melalui anggaran tahun 2027.

“Kami menyambut baik usulan tersebut. Untuk rencana pembangunan laboratorium dan Puskesmas di Kecamatan Harian, Jalan Raya Tele, anggarannya akan dialokasikan di tahun 2027,” tegasnya.

Benyamin juga menyampaikan dukungan terhadap revitalisasi RSUD serta membuka peluang fasilitasi pemenuhan tenaga dokter spesialis, khususnya dokter spesialis mata dan ortopedi.

Tidak berhenti di situ, Kementerian Kesehatan juga akan mendorong pemenuhan fasilitas penunjang kesehatan berupa alat X-ray di seluruh puskesmas.

Mengakhiri pertemuan, Wamenkes menekankan pentingnya komunikasi yang semakin intensif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar kebutuhan masyarakat dapat direspons secara konkret.

“tujuan Kementerian Kesehatan adalah pelayanan yang semakin luas. Komunikasi harus semakin intens antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sehingga apa yang diperlukan bisa direalisasikan. Kita mau membuat pemerataan pelayanan masyarakat. Kita harus berjuang sama-sama,” pungkas Benyamin.

Audiensi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan kesehatan di Samosir terus bergerak menuju pelayanan yang lebih lengkap, merata dan responsif. Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemkab Samosir optimistis penguatan fasilitas kesehatan, SDM serta sarana penunjang akan semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan rasa aman bagi jutaan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Danau Toba, khususnya Kabupaten Samosir.

Turut hadir, Direktur Fasilitas Mutu PKP (Pelayanan Kesehatan Primer) Roy Himawan, Katimker TIBI Triya Novita Dini, Katimker DAG Biro Perencanaan Handri Huriawan, Tim Kerja PKR Husein serta Tim Kerja Prodis Alkes. Beserta Kepala Dinas Kesehatan dr. Dina Hutapea, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, Direktur RSUD Dr. Hadrianus Sinaga dr. Iwan Hartono Sihaloho, Kabid Yankes dan SDK dr. Buha M Purba,MKM. (red)

Baca  Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW