Puskesmas Tele untuk Menjawab Pertumbuhan Wilayah
Dalam audiensi tersebut, pembangunan Puskesmas Tele juga menjadi salah satu prioritas yang mendapat perhatian serius.
Menurut Vandiko kawasan Jalan Raya Tele memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu akses utama menuju Pulau Samosir. Di kawasan tersebut terdapat tiga desa yang berkembang pesat.
Pertumbuhan penduduk, geliat ekonomi pertanian hortikultura andalan Samosir, aktivitas masyarakat serta meningkatnya mobilitas wisatawan telah mendorong perubahan kebutuhan pelayanan dasar, termasuk kesehatan.
Selama ini kata dia, pelayanan kesehatan di wilayah tersebut didukung oleh dua puskesmas pembantu. Namun, melihat perkembangan kawasan, Pemkab Samosir menilai pembangunan puskesmas definitif di kawasan Tele semakin mendesak.
“Jalan Raya Tele merupakan jalur utama menuju Pulau Samosir. Di sana juga terdapat Menara Pandang Tele yang cukup banyak diminati wisatawan serta kawasan pertanian terpadu yang dijadikan sebagai lokasi sentra bawang putih Samosir. Karena itu, kebutuhan pelayanan kesehatan harus mengikuti perkembangan wilayah,” kata Vandiko.
Selain pembangunan fasilitas baru, Pemkab Samosir turut mengusulkan revitalisasi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, termasuk pemenuhan alat kesehatan untuk mendukung operasional Gedung Cathlab yang telah dibangun.
Tidak hanya infrastruktur dan peralatan, Bupati Vandiko juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia bidang kesehatan.
Ia berharap tenaga kesehatan di Kabupaten Samosir mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan kompetensi serta kualitas pelayanan.
“Kami juga berharap peningkatan SDM bidang kesehatan melalui berbagai diklat. Yang tidak kalah penting adalah pengadaan pegawai baru untuk mengisi kekosongan formasi di puskesmas dalam rangka merealisasikan layanan primer, mengingat sudah lebih dari lima tahun tidak ada pengadaan,” ungkapnya.
Selanjutnya Baca: Wamenkes Usulan Bupati…













