Bupati Tapanuli Utara Lantik Komunitas Pecinta Penggiat Pengembangan Kepariwisataan Muara 

Taput, 21/5 (Batakpost.com)-
Bupati Tapanuli Utara didampingi Forkopimca dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan David Nainggolan, melantik pengurus Komunitas Pecinta Penggiat Pengembangan Kepariwisataan Muara (KP3KM) di Dermaga Pelabuhan Muara, Rabu (18/5/2022).

Organisasi yang bernama “Komunitas Pecinta Penggiat Pengembangan Kepariwisataan Muara” disingkat KP3KM adalah organisasi kemasyarakatan yang merupakan satu-satunya wadah dan wahana perjuangan serta pengabdian bagi putra/ putri anak Muara, yang dibentuk secara suka rela atas kesamaan kegiatan dan fungsinya untuk berperan serta dalam melestarikan jiwa semangat dan UUD 1945 dan pembangunan nasional.

Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan dalam kesempatan itu menjelaskan, bahwa Pariwasata dapat berjalan dengan baik bila masyarakat bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder. Tugas Bupati adalah mengakomodir semua permohonan masyarakat, dan mengupayakan itu untuk bisa dikerjakan dalam bentuk fisik atau program.

“Hari ini KP3KM sudah kita lantik tentu harus beraksi, kegiatan ini pasti butuh dana, tetapi dana jangan sampai jadi penghalang untuk inovasi dan kreatifitas,” kata Bupati.

Dia pun menegaskan bahwa semua butuh proses.

“Banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan. Ada 3 hal yang membuat orang mau datang ke suatu daerah, yaitu, apa yang mau di lihat, apa yang mau dimakan dan apa yang mau dibeli”. Inilah konsep yang harus kita bangun bersama,” tandasnya.

Bupati pun mengungkapkan, sudah dua tahun kegiatan Pariwisata vakum karena Covid-19, dan saat ini sudah mulai normal dan kita bisa kembali mengadakan kegiatan Pariwisata seperti event lomba dayung dan festival ulos.

“Karena kecintaan saya pada Muara ini, saya sering mengadakan kegiatan di sini, termasuk juga menjamu tamu-tamu saya dari luar kota saya ajak ke Muara agar makin banyak orang yang tahu keindahan tempat ini, termasuk keindahan Pulau  Sibandang dan Hutaginjang,” pungkasnya.

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Muara, Alboin Togatorop menyampaikan ucapan terima kasih dan bersukacita atas kehadiran Bupati.

“Kalau kami ingat, sepuluh tahun yang lalu sudah berdiri KP3KM ini, pada saat itu saya menjadi penasihat. Banyak kendala yang kami hadapi dalam merintis Pariwisata di Muara ini khususnya masalah dana. Dulu kegiatan kami adalah mengumpulkan eceng gondok di sekitar Danau Toba wilayah Muara, tetapi kegiatan tersebut cenderung membosankan, karena eceng gondok yang kami kumpulan tidak berfungsi apa-apa. Maka dari itu saat ini kami mohon kepada Bupati untuk mendatangkan narasumber bagi kami yang dapat membimbing kami untuk mengelola eceng gondok untuk  menjadi pupuk atau kompos bahkan kerajinan tangan,” ungkapnya.

Untuk itulah dia berharap dengan kehadiran Bupati, agar organisasi mereka bisa mendapat bantuan dari BODT, karena kendala mereka selama ini soal dana.

“Muara punya potensi yang luar biasa untuk Pariwisata, yang sebenarnya tidak kalah saing dengan daerah lain. Hanya butuh dukungan penuh dari Pemerintah, agar dapat mengembangkan dan menggali potensi-potensi wisata kita yang bersifat sejarah, budaya dan situsnya,” tukasnya.

Untuk itu lah mereka dari anggota KP3KM, tidak hanya mengharapkan bantuan tapi juga harus berbuat bagaimana menjemput bola dan belajar bagaimana mencari dana, agar ada modal untuk meningkatkan Pariwisata di Muara.

“Kepada Bapak Bupati yang kami banggakan, kami sangat mendukung program yang Bapak canangkan bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara ini, khususnya juga dalam hal infrastruktur. Bila kiranya Bapak memperbaiki jalan dari Sitanggor menuju lapangan Gantole Hutaginjang, di sanalah kita bisa langsung melihat pemandangan lansung ke empat Kabupaten (Humbang Hasundutan, Samosir, Toba dan Tapanuli Utara).
Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah untuk memajukan Pariwisata Muara Nauli,” tutur Alboin Togatorop.

Dalam organisasi ini Bupati Nikson sebagai pembina KP3KM, dan Harlinberg Siregar sebagai Ketua. (red)