Lintas Sumut

Bupati Dairi Imbau Warga Waspada dan Siaga Terhadap Bencana Alam

161
×

Bupati Dairi Imbau Warga Waspada dan Siaga Terhadap Bencana Alam

Sebarkan artikel ini
Bupati Dairi Imbau Warga Waspada dan Siaga Terhadap Bencana Alam
Example 300x600

Dairi, 25/1 (Batakpost.com) – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya Desa Silalahi I, untuk selalu waspada dan siaga terhadap bencana alam, terutama daerah rawan banjir dan longsor. Imbauan ini disampaikan oleh Bupati setelah menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi.

“Eddy Berutu menekankan pentingnya kewaspadaan, mengingat curah hujan yang tinggi belakangan ini. Pemerintah Kabupaten Dairi juga telah berjaga-jaga untuk merespons cepat apabila terjadi bencana, dengan tujuan memberikan pelayanan yang efektif kepada masyarakat,” ujar Bupati dalam pernyataannya di ruang kerjanya pada Kamis (25/1/2024).

Berdasarkan laporan, banjir terjadi di Desa Silalahi I, Kecamatan Silahisabungan, pada Rabu (24/1/2024). Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi di perbukitan Silalahi sekitar pukul 17.00, yang mengakibatkan meluapnya Sungai Aek Sibolak Huta (perbatasan Desa Silalahi I dan Desa Silalahi III) pada pukul 8.30. Sebanyak 10 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai 30-50 cm.

“Pada saat yang bersamaan, terjadi longsor di jalan Lae Pondom – Silalahi, menyebabkan material longsoran menutupi jalan. Juga terdapat tanah longsor menutupi Jalan Merek-Sidikalang, mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas Sidikalang-Medan,” jelas Bupati.

Eddy Berutu menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi melalui BPBD telah melakukan survey dan pertolongan darurat, serta berkoordinasi dengan PUTR Kabupaten Dairi untuk membersihkan material longsoran yang masih menghambat jalan ke Silalahi, terutama material berukuran besar.

“Arus lalu lintas di ruas jalan Silalahi – Lae Pondom sudah dibuka setelah pohon tumbang dipotong dan disingkirkan. Kami juga berkomunikasi dengan pihak kepolisian setempat untuk koordinasi lebih lanjut,” tambahnya.

Bupati menyatakan bahwa kondisi saat ini sudah mulai stabil, dan masyarakat telah berusaha membenahi rumah masing-masing. BPBD juga akan melakukan survey dampak akhir dari banjir, sementara instruksi telah diberikan kepada BPBD dan PUTR untuk melakukan persiapan penanganan tanah longsor. (int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS