Padangsidimpuan

Bank Indonesia Perwakilan Sibolga Tingkatkan Kapasitas Pengisian Survei ETPD untuk Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah

173
×

Bank Indonesia Perwakilan Sibolga Tingkatkan Kapasitas Pengisian Survei ETPD untuk Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah

Sebarkan artikel ini
Bank Indonesia Perwakilan Sibolga Tingkatkan Kapasitas Pengisian Survei ETPD untuk Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Sidimpuan, 13/6 (Batakpost.com) – Bank Indonesia Perwakilan Sibolga menggelar acara Capacity Building dan Pengisian Survei Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Semester I Tahun 2024 di Meeting Room Hotel Aryaduta Medan pada Kamis (13/6/2024). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengisian data melalui Sistem Informasi Pengelolaan dan Pengawasan Daerah Digital (SIP2DD).

ETPD merupakan inisiatif untuk mengubah transaksi pendapatan dan belanja Pemerintah Daerah dari metode tunai menjadi non-tunai berbasis digital. Program ini merupakan bagian dari upaya Satuan Tugas P2DD Tahun 2024 untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Padangsidimpuan, Rahuddin Harahap, menyambut baik kegiatan Capacity Building yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sibolga. Ia menganggap bahwa sinergi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan bank pembangunan sangat penting dalam mendukung ekosistem digital di Sumatera Utara.

Sementara itu, Sekretaris BPKAD Padangsidimpuan, Pawitno, menekankan pentingnya percepatan digitalisasi daerah yang diprakarsai oleh pemerintah pusat. Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah memperkenalkan berbagai kanal pembayaran non-tunai seperti ATM, mobile banking, fintech, e-commerce, dan pembayaran menggunakan Scan QRIS melalui smartphone.

“Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah mengimplementasikan Sistem Informasi Pajak dan Retribusi Daerah (SIPARIDA) berbasis android untuk pengelolaan dan pelaporan pajak secara digital. Kami juga mendukung inisiatif penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam pembelanjaan daerah,” ujar Pawitno.

Dia berharap bahwa ETPD dapat menciptakan ekosistem baru yang mendukung transaksi non-tunai berbasis elektronik untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan efektivitas belanja daerah, serta mencegah kecurangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bapelitbangda), Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padangsidimpuan, serta undangan lainnya yang terlibat dalam upaya digitalisasi transaksi Pemerintah Daerah.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300