Angka Kelahiran Total di Taput Masih Cukup Tinggi

Tapanuli Utara22 Dilihat

Taput, 24/11 (Batakpost.com)- Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, SE, MM mengatakan, bahwa Angka Kelahiran Total (TFR) di Kabupaten Tapanuli Utara masih cukup tinggi. Bukan itu saja, angka kehamilan/kelahiran yang tidak diinginkan serta risiko kelahiran bayi, juga cukup tinggi.

Hal itu dia sampaikan
pada kegiatan Momentum Bakti Sosial Kesatuan Gerak PKK-Bangga Kencana Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2022 di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan Tarutung, Taput, Rabu (23/11 2022).

BACA JUGA: Satika Simamora Tak Kenal Lelah Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Taput

Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa belum optimalnya penerapan program Keluarga Berencana di Kabupaten Tapanuli Utara.

Menurut Satika, hal itu sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan program Keluarga Berencana, karena keluarga yang berkualitas adalah keluarga yang merencanakan dengan matang baik dari segi finansial, pola asuh anak dan aspek lainnya.

“Jadi, berencana itu keren dan dua anak lebih sehat,” imbuh Satika Simamora.

Lebih lanjut Satika memotivasi para ibu-ibu yang masih usia produktif, aga bisa merencanakan kehamilannya agar kebutuhan anak dapat terpenuhi dengan baik.

“Kita tidak mau anak kita nantinya menjadi generasi penerus yang memiliki berbagai kekurangan. Para Ibu harus terlebih dahulu peduli akan kesehatan sendiri dan terhindar dari penyakit, agar layak untuk merencanakan kehamilan, bahkan kelak harus mampu menjadi contoh bagi para pasangan muda,” ucapnya.

Istri dari Nikson Nababan ini juga memberikan apresiasi dan motivasi kepada Tim Pendamping Keluarga, Penyuluh KB dan Petugas Lapangan KB, serta stakeholder yang terlibat dalam Program Keluarga Berencana di Kabupaten Tapanuli Utara yang telah membina keluarga dan masyarakat.

BACA JUGA:Satika Simamora Motivasi Warga Sipahutar Ikuti Kesuksesan Wine Coffee Gogo Pagaran

Dia berharap, ke depannya seluruh tim dan petugas lapangan dapat bekerja lebih kompak membina sinergitas yang baik dan bekerja dengan tulus demi kesejahteraan keluarga di Tapanuli Utara.

Dalam kesempatan sebelumnya, Kepala Dinas PPKBP3A, Donna Situmeang melaporkan, bahwa kegiatan itu bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan peran keluarga, PKK dan BKKBN untuk keluarga kependudukan dan keluarga berencana melalui momentum Bakti Sosial Kesatuan Gerak PKK-Bangga Kencana- Kesehatan.

Sebagai bentuk perhatian dari Satika, ia menyerahkan paket berisi 4 kotak susu ibu hamil berukuran 200 gram untuk 50 orang ibu hamil.

Sembari menyerahkan bantuan, Satika mengajak para ibu hamil untuk segera mengikuti program Keluarga Berencana pasca persalinan.

Selain memberikan susu, Sartika juga menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada Tim Pendamping Keluarga dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana.

Kegiatan Sinergitas Percepatan Pelayanan KB ini diikuti 50 ibu hamil, 150 Orang Tim Pendamping Keluarga, (Bidan, Kader dan PKK Desa). 50 Orang Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB dari 15 Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara. (red)