Berita UtamaTapanuli Utara

Edukasi Stunting Tentang 1.000 HPK dengan Media Booklet Dan Pengukuran Lingkar Lengan Atas pada Ibu Hamil

×

Edukasi Stunting Tentang 1.000 HPK dengan Media Booklet Dan Pengukuran Lingkar Lengan Atas pada Ibu Hamil

Sebarkan artikel ini
Edukasi Stunting Tentang 1000 HPK Dengan Media Booklet Dan Pengukuran Lingkar Lengan Atas Pada Ibu Hamil" yang diselenggarakan di Wilayah Kerja Puskesmas Sitada-tada, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Pada Bulan Mei sampai Juni 2026. (Batakpost.com/Ist)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Tapanuli Utara, (Batakpost.com)– Masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) yang mencakup periode sejak awal kehamilan hingga anak berusia dua tahun yang merupakan usia krusial dalam menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu cara mewujudkannya adalah melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berjudul “Edukasi Stunting Tentang 1.000 HPK Dengan Media Booklet Dan Pengukuran Lingkar Lengan Atas Pada Ibu Hamil” yang diselenggarakan di Wilayah Kerja Puskesmas Sitada-tada, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Pada Bulan Mei sampai Juni 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim dosen bersama mahasiswa ini diikuti oleh 39 orang ibu hamil. Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu meliputi selama kehamilan yaitu pemeriksaan rutin minimal 6 kali, minum tablet tambah darah minimal 90, makan makanan yang memperhatikan pola gizi ibu hamil; Periode menyusui yaitu melakukan inisasi menyusu dini terutama memberikan kolostrum, ASI Eksklusif selama 6 bulan disertai pemantauan tumbuh kembang rutin minimal 1 bulan sekali, pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi dan suplemen kapsul vitamin A; Baduta usia 6-23 bulan yaitu memberikan MP-ASI, obat cacing, suplementasi zink.

IKLAN
IKLAN

Pada masa ini, terjadi pertumbuhan dan perkembangan otak yang sangat pesat, serta pembentukan fondasi kesehatan fisik, mental, dan intelektual anak. Gizi dan stimulasi yang optimal selama periode ini sangat menentukan kemampuan belajar, produktivitas, serta risiko terhadap penyakit degeneratif di usia dewasa.

Edukasi Stunting Tentang 1000 HPK Dengan Media Booklet Dan Pengukuran Lingkar Lengan Atas Pada Ibu Hamil” yang diselenggarakan di Wilayah Kerja Puskesmas Sitada-tada, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Pada Bulan Mei sampai Juni 2026. (Batakpost.com/Ist)

Permasalahan gizi pada masa 1000 HPK di Indonesia masih cukup tinggi, ditandai dengan prevalensi stunting sebesar 21,5% pada tahun 2023. Salah satu faktor risiko utama stunting adalah Kekurangan KEK pada ibu hamil, yang sering terjadi akibat kurangnya asupan gizi dan rendahnya pengetahuan ibu tentang pola makan seimbang. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Ketua Tim Pengabdian, Dimpu Rismawaty Nainggolan, SST., M.Kes, menjelaskan bahwa edukasi stunting tentang 1000 HPK dengan metode booklet dan pengukuran LiLA (Lingkar Lengan Atas) Pada ibu hamil dapat diterapkan masyarakat untuk mencegah stunting.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat.

Ketua Pengabdi : Dimpu Rismawaty Nainggolan, SST., M.Kes

Anggota Pengabdi : Janner Pelanjani Simamora, SKM., M.Kes. (red)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW