Samosir, 21/9 (Batakpost.com)– Pelantikan Pengurus Punguan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru (PPTSB) Cabang Samosir, Periode 2026-2030 yang dilangsungkan di Komplek Tugu Sinaga, Sabtu (19/9/2026), menjadi mementum merperkuat budaya lokal dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Samosir.
Hal itu dibuktikan dengan digelarnya Sosialisasi Promosi Event Berbasis Budaya Daerah untuk Menjadikan Kearifan Lokal sebagai Magnet Wisata Global yang digelar Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events), Kementerian Pariwisata RI.
Meily Magdalena Nababan dari Kementerian Pariwisata RI menyampaikan bahwa Samosir memiliki kekayaan budaya dan keindahan alam yang menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata. Ia menilai pengembangan pariwisata tidak hanya berkaitan dengan destinasi, tetapi juga bagaimana kearifan lokal dan budaya masyarakat dikemas menjadi kekuatan yang mampu menarik wisatawan. “Perkembangan pariwisata harus memberi dampak nyata kepada masyarakat,” ungkap Meily.
Karena itu, kolaborasi pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk mengembangkan pariwisata yang berkualitas dengan tetap menjadikan budaya lokal sebagai bagian utama dari daya tarik Samosir.
Bupati Vandiko yang hadir langsung dalam acara pelantikan itu bersama dengan Wakilnya Ariston Sidauruk menyebutkan, bahwa keberadaan punguan (perkumpulan) marga memiliki posisi penting dalam membangun kebersamaan sekaligus menjadi wadah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir terbuka untuk terus bersinergi dengan PPTSB, termasuk mendukung program-program pengurus yang baru serta memberikan pendampingan dalam penyusunan program agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Vandiko juga mendorong kader-kader marga Sinaga yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk turut mengambil bagian dalam kepengurusan punguan.
“Seluruh birokrat di Samosir harus aktif di punguan marga, karena apa yang diterima dan rezeki yang diterima merupakan doa-doa dari seluruh orang tua, termasuk punguan marga,” kata Vandiko.
Semangat kebersamaan dalam pelantikan PPTSB ini, juga diwujudkan melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Samosir memberikan dukungan berupa pemeriksaan kesehatan gratis serta pasar murah.
Dalam pasar murah disediakan komoditas sebanyak 3,6 ton beras SPHP dan minyak goreng sebanyak 3 ton. Kehadiran pelayanan publik tersebut menjadi bagian dari upaya dukungan pemerintah untuk menghadirkan manfaat kegiatan organisasi secara langsung kepada masyarakat.
Selanjutnya Baca: Ketua umum PPTSB…













