Berita UtamaSamosir

Malam Seni Budaya Samosir di PRSU: Pulau Samosir  The Heart of Toba Civilization

×

Malam Seni Budaya Samosir di PRSU: Pulau Samosir  The Heart of Toba Civilization

Sebarkan artikel ini
Malam seni dan budaya Pemkab Samosir di PRSU, Jumat (24/7/2026) dihadiri ribuan penonton. (Batakpost.com/Ist)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Medan, 25/7 (Batakpost.com)– Pemerintah Kabupaten Samosir mendapat giliran menampilkan malam seni dan budaya di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) pada Jumat (24/7/2026).

Malam seni ini diisi dengan beragam atraksi budaya Batak, mulai dari kelompok tagading yang dimainkan anak-anak usia sekolah dasar, tortor, opera, dan berbagai kegiatan seni budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Batak.

IKLAN
IKLAN

Semua rangkaian pertunjukan itu mendapat sambutan hangat dari ribuan masyarakat yang memadati panggung keong PRSU.

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom hadir menyaksikan seluruh rangkaian acara. Tanpa menyampaikan sambutan, ia memilih membaur bersama masyarakat menikmati pertunjukan. Sesekali Vandiko tampak ikut bergoyang mengikuti irama lagu Marsada Band.

Selain menyajikan pertunjukan seni, panitia juga menggelar kuis berhadiah voucher menginap di sejumlah hotel di Samosir dan suvenir dari Bank Sumut. Sejumlah pengunjung yang berhasil menjawab pertanyaan mengaku terkesan dengan destinasi wisata Samosir yang dinilai aman, indah, dan memiliki harga tiket objek wisata yang terjangkau.

Antusias masyarakat menyaksikan malam pentas seni dan budaya dari Kabupaten Samosir di PRSU. (Batakpost.com/Ist)

“Terima kasih untuk ribuan masyarakat yang telah memadati Pagelaran Budaya Kabupaten Samosir di PRSU ke-50. Antusiasme luar biasa ini menjadi bukti bahwa budaya Batak selalu punya tempat di hati banyak orang. Pulau Samosir, The Heart of Toba Civilization (Jantung Peradaban Toba), pusat kebudayaan spiritual suku Batak Toba yang memadukan keajaiban geologis dari letusan supervolcano purba dengan warisan tradisi Nusantara yang sangat kaya,” kata Bupati Vandiko.

Dikatakannya, bahwa kekayaan seni, tradisi, musik, tari, hingga semangat persaudaraan menjadi identitas Samosir. Penampilan budaya persembahan Pemkab Samosir mendapat apresiasi dari tamu internasional dan semakin menguatkan bahwa Danau Toba dan Samosir layak menjadi destinasi kelas dunia.

“Samosir bukan hanya indah karena alamnya, tetapi juga kaya akan budaya, ramah masyarakatnya, dan terus bertumbuh melalui UMKM serta pariwisata. Sampai jumpa di Kabupaten Samosir, Negeri Indah Kepingan Surga,” kata Vandiko mempromosikan. (red)

Baca  Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW