NewsTeknologi

Poulindria Wulandari Tetap Aktif Berkarya dari Australia, Padukan Musik dan Konten Digital

×

Poulindria Wulandari Tetap Aktif Berkarya dari Australia, Padukan Musik dan Konten Digital

Sebarkan artikel ini
Foto : Poulindria Wulandari
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Malang, (batakpost.com) – Meski telah menetap di Australia selama hampir dua dekade, Poulindria Wulandari tetap mempertahankan kiprahnya di industri musik. Penyanyi, penulis lagu, sekaligus seniman asal Kota Malang ini terus menghasilkan karya bernuansa jazz dan pop sembari memperluas aktivitasnya di dunia digital.

Poulindria mulai menetap di Western Australia sejak 2005. Kepindahan tersebut tidak membuatnya meninggalkan dunia hiburan. Sebaliknya, ia terus mengembangkan karier musik dengan bergabung sebagai vokalis sekaligus entertainment leader di West Kharisma Band, grup musik yang kerap mengisi berbagai acara, mulai dari pesta pernikahan hingga private party di Australia.

IKLAN
IKLAN

Selain tampil di atas panggung, Poulindria juga terus melahirkan karya musik. Beberapa lagunya, seperti Pahit Manisnya Cinta dan Curhatan Hatiku, telah tersedia di sejumlah layanan streaming digital sehingga dapat dinikmati oleh pendengar di berbagai negara.

Tidak hanya fokus pada dunia tarik suara, Poulindria juga aktif memanfaatkan media sosial sebagai ruang untuk berkarya dan berinteraksi dengan publik. Melalui kanal YouTube serta akun TikTok miliknya, ia menghadirkan berbagai konten yang memadukan musik, hiburan, dan obrolan ringan.

Salah satu konten yang rutin disajikan adalah podcast Curhatan Hati yang tayang setiap hari Rabu. Sementara pada akhir pekan, ia mengajak para pengikutnya menikmati sesi Komal Singalong, sebuah program yang menghadirkan suasana santai melalui lagu-lagu pilihan dan interaksi langsung dengan penonton.

Bagi Poulindria Wulandari, berkarya tidak dibatasi oleh jarak maupun tempat tinggal. Meski kini menjalani kehidupan di Australia, ia tetap berkomitmen menghadirkan karya musik sekaligus menjaga hubungan dengan para penikmat musik Indonesia melalui berbagai platform digital.

Konsistensinya tersebut menjadi bukti bahwa perkembangan teknologi memungkinkan musisi untuk terus menjangkau audiens lintas negara. (ds)