Samosir, 23/6 (Batakpost.com)– Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menandatangani Nota Kesepakatan dengan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon L.P Napitupulu di Hotel Marianna, Tuktuk, Samosir Senin (22/6/2026).
Menurut Bupati, kerja sama itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, serta mendorong transformasi layanan publik yang semakin modern dan terintegrasi.
“Melalui kerja sama ini, pelaku UMKM di Kabupaten Samosir dapat mengakses pembiayaan dengan plafon yang lebih besar hingga Rp 100 juta dengan tenor maksimal tiga tahun. Sebagai salah satu program unggulan, saya komit mendukung UMKM dengan memberikan subsidi bunga kredit nol persen,” kata Vandiko.
Untuk itulah lanjut Vandiko, program itu akan membuka peluang usaha baru, memperkuat ekonomi masyarakat, dan memastikan manfaat pertumbuhan pariwisata dirasakan secara merata.
Selain itu, BTN juga siap mendukung pengembangan layanan kesehatan melalui penyediaan berbagai solusi perbankan bagi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, mulai dari layanan transaksi, payroll, dan QRIS Merchant hingga dukungan pembiayaan untuk pengembangan fasilitas dan investasi alat kesehatan sesuai kebutuhan rumah sakit serta pengelolaan keuangan daerah yang lebih efisien dan transparan.
“Terima kasih kepada BTN atas komitmen dan respons cepat dalam mewujudkan kerja sama ini. Semoga kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” harap Bupati.
Sementara itu Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu mengatakan Kabupaten Samosir memiliki posisi strategis sebagai bagian dari Kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia. Menurutnya, pariwisata yang berkembang perlu ditopang dengan penguatan UMKM agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan UMKM. Secara nasional, sekitar 60 persen produk domestik bruto Indonesia ditopang oleh UMKM dan sektor ini juga menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Karena itu, pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan UMKM sehingga pertumbuhan ekonomi dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













