Padangsidimpuan, 10/5 (Batakpost.com)– Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga (KPwBI Sibolga) bersama Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan stakeholders terkait sukses menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah dan Digital Tapanuli (PESTA Tapanuli) Tahun 2026 yang berlangsung tanggal 8-10 Mei 2026 berpusat di Alaman Bolak, Kota Padangsidimpuan.
Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Ekonomi Syariah & Digitalisasi Daerah Guna Mendukung Akselerasi Pemulihan Ekonomi Regional” sebagai bagian dari upaya untuk mendorong akselerasi pemulihan ekonomi daerah paska bencana melalui penguatan ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah (EKSyar) dan digitalisasi sistem pembayaran.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, dalam sambutannya menyatakan bahwa sejalan dengan tema PESTA Tapanuli 2026, kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk mendorong peran EKSyar dan ekonomi dan keuangan digital dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi Masyarakat selama masa pemulihan bencana.
Ditambahkannya, bahwa pengembangan EKSyar yang dilakukan oleh Bank Indonesia melalui 3 strategi utama, yaitu; (1) pemberdayaan ekonomi syariah, (2) pendalaman pasar keuangan syariah, serta (3) penguatan asesmen, riset, dan edukasi.
Dalam implementasinya di daerah, KPwBI Sibolga senantiasa berupaya menjadi AIR, yaitu: Akselerator, Inisiator, dan Regulator bersinergi dengan Pemerintah Daerah, termasuk dengan Kota Padangsidimpuan.
Ungkapan tersebut senada dengan pernyataan Walikota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, bahwa pelaksanaan PESTA Tapanuli 2026 menjadi momentum yang sangat strategis untuk memperkuat posisi Kota Padangsidimpuan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan Tapanuli.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan forum edukasi dan literasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi nyata antara Pemerintah Daerah, pelaku UMKM, pondok pesantren, lembaga keuangan syariah, generasi muda, dan masyarakat luas.
Seremonial pembukaan PESTA Tapanuli Tahun 2026 ditandai dengan penandatanganan komitmen pembentukan 3 Desa Devisa komoditas Kopi dan Kemenyan antara KPwBI Sibolga dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), launching Program Strategis Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN) Pantai Barat Sumatera (Gerakan WAKAFKITA, Gerakan HEBITREN IKHLAS, launching impactful program Air Berkah Indonesia, kick-off pembentukan Koperasi HEBITREN), serta peluncuran (launching) QRIS Pajak dan Retribusi Pemerintah Kota Padangsidimpuan sebagai upaya optimalisasi pendapatan daerah secara digital.
Selanjutnya Baca: Selama Pelaksanaan…













