3 Rumah di Sibolga Ditimpa Longsor, Polres Bantu Evakuasi

Sibolga256 Dilihat

Sibolga, 5/12 (Batakpost.com)- Akibat hujan deras yang terjadi sejak Minggu (4/12/2022) dini hari di Kota Sibolga dan sekitarnya, mengakibatkan terjadinya tanah longsor yang menimpa 3 unit rumah warga. Personel dari Polres Sibolga turut membantu mengevakuasi dan melakukan gotong-royong.

Adapun ketiga rumah yang ditimpa tanah longsor itu yakni, rumah Miswar Hutagalung yang dikontrak Horas Hutabarat (43) di Jalan Oswald Siahaan, Bandar Dolok, Linkungan 6, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara. Kerugian akibat bencana tersebut diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Selanjutnya rumah Irwan Tanjung (33) di Jalan Sisingamangaraja, Gang Sihopohopo, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, dengan total kerugiannya ditaksir mencapai Rp 10 juta. Dan rumah ketiga milik Amrizal Tanjung (30) di Gang Kajekaje, dengan total kerugian diperkirakan sebesar Rp15 juta.

Baca Juga:  Polres Sibolga Targetkan 750 Vaksinasi Dosis I dan II

BACA JUGA: Aksi Sosial Sibolga Community Untuk Korban Longsor di Barus Utara Dipuji Camat

Selain menimpa 3 unit rumah, seorang ibu rumah tangga atas nama Erna Melisa Pasaribu (33) mengalami cedera pada bagian pinggul dan telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perobatan.

Menurut keterangan Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja, penyebab terjadinya longsor karena hujan deras yang sejak Minggu dini hari mengguyur Kota Sibolga dan sekitarnya.

“Ada tiga titik longsor yang terjadi. Dan tidak ada korban jiwa, hanya seorang ibu yang mengalami cidera, dan itupun sudah langsung dibawa berobat ke Rumah Sakit,” ujarnya, Senin (5/12/2022).

Baca Juga:  Syarfi: Tugas Pelayan Gereja Adalah Melayani Bukan Untuk Dilayani

Dijelaskan Kapolres, Pascalongsor, pihaknya bekerja sama dengan TNI, BPBD, PKPLH, PLN, dan juga unsur aparat pemerintah kecamatan dan kelurahan, bergotong royong menyingkirkan material tanah yang masuk ke rumah warga.

Selain itu, pihaknya juga meminta petugas PLN UP3 Sibolga untuk melakukan pemadaman arus listrik di lokasi bencana agar tidak membahayakan warga. (red)