Warga Sibuluan Curhat ke Polisi Keluhkan Miras, Kebisingan Malam dan Narkoba

Tapanuli Tengah258 Dilihat

Tapteng, 21/1 (Batakpost.com)- Lewat Program “Jumat Curhat” yang dilaksanakan Polres Tapanuli Tengah di Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, warga setempat mengeluhkan kebisingan malam dari warung remang-remang, peredaran narkoba dan penjualan minuman keras (Miras).

Hal itu diungkapkan warga setempat ketika Kasat Intelkam Polres Tapteng AKP Jonel Situmorang bersama Kasat Narkoba AKP Juli Purwono, Kasi Humas AKP Horas Gurning bersama Satuan Fungsi Polri dari Polres Tapteng menyambangi warga yang ada di Jalan Razab Simatupang, Kelurahan Sibuluan Nauli dalam kegiatan “Jumat Curhat” Program Quick wins Presisi Polri Tahun 2023.

Baca Juga:  Kapolres Tapteng Ajak Masyarakat Sama-sama Ciptakan Suasana Kondusif di Bulan Ramadhan

“Kami terganggu dengan adanya warung remang- remang yang kadang menjual miras dan ribut sampai pagi. Entah warga dari mana itu, sampai kami terganggu tidur,” keluh NN warga setempat.

Selain itu, warga juga menyampaikan bahwa masih adanya peredaran narkoba yang dicurigai masyarakat berasal dari sekitar lingkungan Lapas Kelas II A Sibolga yang berada di Kelurahan Sibuluan Raya, Kecamatan Pandan.

Menanggapi keluhan dari masyarakat itu, Kasat menyampaikan bahwa akan dilaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di lokasi yang telah disampaikan warga sehingga Kamtibmas terjaga.

Baca Juga:  Ketua DPRD Miris dengan Peredaran Narkoba di Tapteng

Sementara itu Kasat Narkoba menambahkan, dukungan dan kerja sama dari masyarakat sangat diharapkan untuk memberantas peredaran narkoba.

“Terima kasih atas informasi yang disampaikan terkait lokasi peredaran narkoba. Kami mengajak masyarakat untuk bersama memberantas peredaran narkotika. Dan kami akan lakukan penindakan kepada pelaku,” tegas kasat.

Menutup kegiatan “Jumat Curhat”, Kasat Intelkam Polres Tapteng meminta warga agar menyampaikan informasi manakala mengetahui adanya peristiwa tindak pidana maupun gangguan Kamtibmas lainnya yang dapat meresahkan ketertiban masyarakat. (red)