Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaSamosir

Wakil Bupati: Sistem Pembayaran Tunai Masih Menjadi Kendala Bagi Wisatawan yang Berkunjung ke Samosir

×

Wakil Bupati: Sistem Pembayaran Tunai Masih Menjadi Kendala Bagi Wisatawan yang Berkunjung ke Samosir

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk saat membuka acara Capacity Building Petugas Retribusi dan Sosialisasi QRIS di Samosir, Rabu (8/4/2026). (Batakpost.com/red)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Samosir, 9/4 (Batakpost.com)- Kemajuan teknologi khususnya dalam sistem pembayaran transaksi saat ini cukup berkembang. Salah satunya sistem pembayaran menggunakan QRIS (Quick Respons e Code Indonesia Standard). Di mana sistem pembayaran ini menjadi kebanggaan Indonesia dalam melakukan transaksi non-tunai.

Oleh karena itulah Wakil Presiden RI, Gibran Raka Bumi Raka memamerkan QRIS di KTT G20 Afrika Selatan sebagai contoh keberhasilan sistem pembayaran digital yang sederhana, murah, dan inklusif belum lama ini.

IKLAN
IKLAN

Hanya saja di beberapa wilayah di Indonesia ini belum semua menerapkan sistem pembayaran digital ini. Dan itu menjadi salah satu kendala bagi wisatawan yang datang berkunjung ke daerah tersebut.

Hal itulah yang diakui oleh Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk saat membuka kegiatan Capacity Building Petugas Retribusi dan Sosialisasi QRIS, Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah serta Perlindungan Konsumen sektor perhotelan dan homestay yang dibuka langsung Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk di Hotel JTS Parbaba, Pangururan, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untukmemberikan kemudahan bagi pelaku wisata dengan memperkuat sektor pariwisata melalui digitalisasi sistem pembayaran dan peningkatan kepatuhan pajak. Upaya tersebut diwujudkan lewat kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI), Bank Sumut dan Kejaksaan Negeri Samosir.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ariston menegaskan pentingnya penerapan sistem pembayaran digital di sektor pariwisata. Menurutnya, sistem pembayaran manual (tunai) masih menjadi kendala bagi wisatawan yang berkunjung ke Samosir. “Terlepas suka atau tidak suka, sistem aplikasi harus diterapkan. Pembayaran manual menjadi salah satu kendala bagi wisatawan, sehingga digitalisasi menjadi kebutuhan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar terus meningkatkan kapasitas dan tidak cepat puas dengan kondisi yang ada saat ini.

“Jangan puas dengan kondisi saat ini. Terus belajar, kembangkan potensi dan perkuat jaringan. Pengusaha harus punya daya jual agar mampu bersaing,” katanya.

Selanjutnya Baca: Selain Itu…