Tapteng, 23/5 (Batakpost.com)- Setelah padam selama 6 jam, listrik kembali menyala di wilayah Sumbagut pukul 01.00 WIB (dini hari), tepatnya di wilayah Sibolga-Tapanuli Yengah, Sabtu (23/5/2026).
Meskipun warga tidak semua menyaksikan menyalanya kembali lampu PLN karena sudah tidur, warga yang belum terjaga merasa bersyukur.
“Terima kasihlah untuk PLN yang sudah bekerja keras sehingga lampu sudah nyala kembali pukul 1 dini hari,” ujar Seriati Ginting warga Pandan.
Dia mengaku susah tidur karena lampu PLN belum menyala, dan AC tidak bisa hidup. Selain itu juga, ada rasa kuatir terkait keamanan karena kondisi gelap gulita.
“Takut juga kita, karena kondisi gelap gulita. Kita tidak tau ada niat orang berbuat jahat memanfaatkan situasi padamnya PLN ini,” lanjutnya.
Karena lampu PLN sudah menyala kembali, dia bersama suaminya sudah merasa tenang dan bisa tidur dengan nyaman.
Untuk diketahui penyebab terjadinya pemadaman total lampu PLN di kawasan Sumbangut dipicu terpisahnya sistem Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT).
Hal itu disampaikan General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim. Menurut dia, gangguan terjadi sekitar pukul 18.44 WIB setelah jalur transmisi Rumai–Muaro Bungo 275 kV mengalami gangguan.
“Terputus di Rumai–Muaro Bungo 275 kV,” ujar Arjun dalam keterangannya, Jumat malam.
Akibat gangguan tersebut, sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Bagian Utara mengalami padam total atau blackout. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













