Sebelum LS Meninggal Sempat Keluhkan Sesuatu kepada Suaminya

Pandan, 14/9 (Batakpost.com)- Sebelum almarhum LS (42) meninggal dunia dengan cara diduga gantung diri, ternyata dia sempat mengeluh kepada suaminya.

Hal itu diungkapkan suami korban Kanser Sihombing (46) ketika ditanya batakpost.com di lokasi kejadian, Rabu (14/9/2022) sore.

“Kalau masalah tidak ada. Hanya saja dia mengeluh bahwa di kantornya tidak nyaman karena AC nya dingin dan dia tidak tahan. Lalu saya bilang, sabar saja dulu menunggu nanti diurus pindah,” terang suaminya.

Dia juga tak menyangka bahwa istrinya akan melakukan hal senekat itu. Karena menurut dia, tidak ada masalah baik di rumah tangga mereka dan juga masalah perpindahan kerja mereka berdua dari Pemkab Tapteng ke Pemkot Sibolga.

BACA JUGA: ASN Pemkot Sibolga Ditemukan Suaminya Tewas Diduga Gantung Diri

“Tidak ada masalah baik itu dari keluarga dan masalah di rumah tangga kami. Kecuali keluhan tadi, yaitu tentang AC yang dingin di kantornya yang membuat dia tidak tahan, karena memang dia ada sesaknya. Itu saja yang pernah dikeluhkannya,” ungkap suaminya lagi.

Sementara itu Kapolsek Pandan AKP Zulkarnaen Pohan yang dikonfirmasi tentang penyebab dugaan bunuh diri itu belum bisa memberikan komentar banyak.

“Belum bisa ngasih keterangan banyak, karena hasil visum belum keluar. Keterangan dari suami korban juga sudah kita ambil, tetapi belum mendalam kali, karena situasi yang masih berduka,” jawab Kapolsek singkat.

Sementara itu jenazah almarhum katanya sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.

Menurut informasi, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Ketapang, Sibolga.

BACA JUGA: Gereja HKBP Jordan Perancis Diresmikan, Darwin: Ini Niat Tulus Saya

Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, warga Komplek BTN Pandan, Tapanuli Tengah geger dengan informasi adanya orang bunuh diri.

Warga dan juga para pegawai ASN Pemkab Tapteng dan juga pegawai BPN Tapteng berdatangan ke lokasi kejadian untuk melihat apa sebenarnya yang terjadi.

Warga yang mengenal almarhum tak habis pikir kenapa dia tega mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu.

“Saya kenal dia. Dia orangnya baik, memang agak pendiam. Makanya tidak nyangka kok bisa seperti ini jadinya,” keluh teman-teman korban. (Jas)