Tapteng, 27/8 (Batakpost.com)- DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah secara sah menyampaikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapteng terkait penanganan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah itu pada November 2025 lalu.
Rekomendasi tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Joneri Sihite, yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Tapteng, dalam rapat paripurna DPRD Tapteng, Kamis (20/8/2026).
Dalam pernyataannya, Joneri menekankan 2 poin utama yang menjadi desakan DPRD kepada Pemkab Tapteng. Diantaranya, DPRD merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengalokasikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp123 miliar. Dana tersebut diperuntukkan dalam bentuk bantuan tunai kepada masyarakat Tapteng yang menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor.
“Pemberian bantuan tersebut diprioritaskan kepada korban yang sampai saat ini belum menerima bantuan. Dengan memperhatikan pendataan dan verifikasi di lapangan sehingga penyalurannya dapat dilaksanakan secara cepat, tepat sasaran, transparan, merata dan berkeadilan,” ujar Joneri.
Kemudian, DPRD mendorong Pemkab Tapteng mengalokasikan anggaran beasiswa sebesar Rp50 miliar bagi putra-putri Kabupaten Tapanuli Tengah yang sedang menempuh pendidikan perkuliahan.
Khususnya, beasiswa itu diprioritaskan bagi mahasiswa yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
“Pemberian beasiswa tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan dan perhatian pemerintah kabupaten dalam menjamin keberlanjutan pendidikan generasi muda kabupaten, serta meringankan beban masyarakat pascabencana yang terjadi pada bulan November 2025 yang lalu,” jelas Joneri.
Di akhir penyampaiannya, Joneri menegaskan rekomendasi DPRD ini disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk ditindaklanjuti secara sungguh-sungguh dan terukur.
“Memastikan bahwa masyarakat yang terdampak bencana khususnya yang belum memperoleh bantuan mendapatkan perhatian yang semestinya,” pungkasnya.
Rekomendasi ini menjadi bentuk komitmen DPRD Tapteng dalam mengawal hak-hak masyarakat korban bencana agar segera mendapat bantuan dan kepastian pendidikan bagi generasi muda.
Perwakilan masyarakat dari tiga kecamatan (Pandan, Tukka, Sarudik) yang menjadi korban bencana menyambut baik dan sangat mendukung keputusan dari DPRD Tapteng yang meminta agar Pemkab Tapteng menyalurkan bantuan untuk korban banjir.
“Kami berterima kasih kepada DPRD Tapteng yang sudah memperjuangkan bantuan kepada kami lewat rekomendasi yang dibacakan hari ini. Kami meminta agar Pak Bupati Masinton segera merespons apa yang sudah direkomendasikan DPRD, karena memang itulah suara kami. Hingga hari ini kami hanya mendapat bantuan beras 5 muk. Hanya itu saja dan bantuan yang lain belum ada,” ungkap Mahmud Sibuea.
Ada pun fraksi yang turut merekomendasikan bantuan tersebut adalah; Fraksi NasDem, Golkar dan Gerindra. Sedangkan Fraksi PDI-P dan Demokrat-PAN (Depan) tidak ikut merekomendasi.
Sementara partai politik yang mendukung rekomendasi; Partai NasDem, Golkar, PAN, PKB, Gerindra. Demokrat abstain dan PDI-P tidak mendukung. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













